0%
Kamis, 19 Juni 2025 19:55

Bonus Tak Kunjung Cair, Atlet Tinju Sulsel Masih Menanti Janji Pemerintah

Editor : Alif
Bonus Tak Kunjung Cair, Atlet Tinju Sulsel Masih Menanti Janji Pemerintah
ist

Januar mengungkapkan bahwa bonus atlet bahkan tidak tercantum dalam APBD 2025. Padahal janji tersebut sudah diucapkan oleh pejabat publik sejak tahun lalu.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Sembilan bulan pasca-gemuruh kemenangan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024, para atlet tinju Sulawesi Selatan (Sulsel) masih harus menelan kenyataan pahit. Bonus yang dijanjikan pemerintah atas raihan medali hingga kini belum juga dibayarkan.

Salah satu atlet, Josua Holy Masihor, berhasil menyumbang medali emas untuk kontingen Sulsel di cabang olahraga tinju. Selain Josua, rekan-rekannya juga mempersembahkan lima medali perunggu. Namun hingga pertengahan 2025, mereka belum menerima apresiasi finansial sebagaimana dijanjikan.

“Kita tidak sedang membicarakan soal angka. Ini soal kehormatan, komitmen, dan harga diri daerah,” tegas Pembina Pengprov Pertina Sulsel, Andi Januar Jaury Dharwis, dalam keterangannya kepada media, Kamis (19/6/2025).

Baca Juga : Pemprov Sulsel Optimistis Tuntaskan Sengketa Aset Lahan Daerah pada 2026

Januar menyebut keterlambatan ini bukan sekadar masalah teknis, tetapi mencerminkan lemahnya kepedulian pemerintah terhadap para atlet yang telah mengharumkan nama daerah. Ia menilai, Pemerintah Provinsi Sulsel dan DPRD Sulsel telah gagal memenuhi janji yang seharusnya menjadi hak atlet.

“Bonus atlet itu bukan hadiah, tapi hak. Ada dasar hukumnya dalam UU No. 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan. Jangan buat para atlet merasa bersalah hanya karena menuntut haknya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Januar mengungkapkan bahwa bonus atlet bahkan tidak tercantum dalam APBD 2025. Padahal janji tersebut sudah diucapkan oleh pejabat publik sejak tahun lalu.

Baca Juga : Ratusan UMKM di Sulsel Dapat Bantuan Akhir Tahun dari Pemprov

“Kami tahu ada atlet yang berencana membantu orang tuanya naik haji, membangun rumah, atau memulai usaha. Tapi semua itu tertunda karena bonus belum juga cair,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran DPRD Sulsel yang dinilai lemah dalam mengawal anggaran ini. Januar bahkan mendorong agar dibentuk panitia kerja (Panja) khusus untuk menyelidiki absennya alokasi bonus dalam APBD.

“Kalau untuk kepentingan lain bisa dibahas cepat, mengapa urusan atlet malah dilupakan? Ini bukan soal kecil, mereka membawa nama Sulsel di level nasional,” katanya.

Baca Juga : Pemkab Pinrang Terima Bantuan Pemprov Sulsel untuk Korban Angin Kencang di Larinsang

Januar memperingatkan, jika masalah ini terus berlarut, bukan tidak mungkin para atlet berprestasi akan memilih pindah ke daerah lain yang lebih peduli pada nasib mereka.

“Kalau daerah lain bisa memberikan bonus tepat waktu, kenapa Sulsel tidak? Kalau terus begini, kita bukan cuma kehilangan medali, tapi juga kehilangan kehormatan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar