0%
Jumat, 04 Juli 2025 16:15

Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Polisi, Tujuh Remaja Ditangkap

Editor : Alif
Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Polisi, Tujuh Remaja Ditangkap
ist

Menurut Arya, aksi tawuran dipicu dari saling ejek antar kelompok geng motor di media sosial. Mereka kemudian menyepakati lokasi bentrokan yang disebut dengan istilah “COD”.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Polisi kembali menangkap tujuh remaja yang tergabung dalam kelompok geng motor usai terlibat dalam aksi tawuran di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Para pelaku bahkan nekat menyerang anggota kepolisian saat hendak membubarkan bentrokan.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana mengungkapkan, aksi tawuran tersebut terjadi pada Mei 2025 lalu di kawasan Jalan Pampang Raya, Kecamatan Panakkukang.

Baca Juga : Gelar Konferensi Pers, Polda Metro Jaya Beberkan Alasan Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Dalam peristiwa itu, satu warga sipil dan seorang anggota polisi nyaris jadi korban saat berupaya membubarkan aksi tawuran geng motor tersebut.

Ketujuh pelaku yang diamankan masing-masing berinisial IM (18), MK (16), OW (16), AR (24), IA (22), MF (19), dan MI (21). Dari hasil pemeriksaan, kelompok ini diketahui memiliki dan memproduksi senjata tajam seperti parang dan anak panah busur.

“Beberapa senjata tajam mereka rakit sendiri secara otodidak. Alat-alat pembuatan panah busur juga kami amankan,” jelas Arya.

Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan

Menurut Arya, aksi tawuran dipicu dari saling ejek antar kelompok geng motor di media sosial. Mereka kemudian menyepakati lokasi bentrokan yang disebut dengan istilah “COD”.

“Anak-anak ini saling janjian melalui media sosial untuk tawuran. Ini bukan yang pertama kali. Motifnya pun cenderung sama,” ucapnya.

Parahnya, kelompok ini juga menjual senjata rakitan tersebut kepada pihak lain, dan hasil penjualannya digunakan untuk bersenang-senang.

Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

“Mereka sudah merakit busur selama tiga bulan terakhir. Kami masih dalami lebih jauh, apakah ada pihak lain yang terlibat atau kegiatan ini berlangsung lebih lama,” tutup Arya.

Pihak kepolisian menyatakan akan terus memburu anggota geng motor lainnya yang diduga terlibat, serta memperketat patroli di lokasi rawan tawuran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer