PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi Sulawesi Selatan, Setiawan Aswad, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Kabar ini mulai beredar sejak Senin, 22 Juli 2025, dan kini telah dikonfirmasi dengan penunjukan pelaksana tugas (Plt) baru.
Sebagai tindak lanjut, Gubernur Sulsel menunjuk Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulsel, Saleh, untuk mengisi posisi Plt Kepala Bappelitbangda. Penunjukan tersebut dituangkan dalam Surat Perintah Pelaksana Tugas Nomor: 800.1.11.1/61/VII/PLT/1/I/PLT tertanggal 22 Juli 2025.
"Beliau tetap menjabat sebagai Kadis PMD, namun untuk sementara merangkap sebagai Plt Kepala Bappelitbangda," jelas Sekretaris Dinas PMD Sulsel, AM Akbar.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Optimistis Tuntaskan Sengketa Aset Lahan Daerah pada 2026
Setiawan Aswad sendiri bukan sosok baru dalam jajaran birokrasi Pemprov Sulsel. Ia dikenal memiliki rekam jejak panjang, termasuk pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sulsel dan Penjabat Bupati Takalar periode 2022–2024.
Ia dilantik menjadi Kepala Bappelitbangda pada 8 April 2023 oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, dalam sebuah seremoni di Baruga Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.
Saat itu, Setiawan menggantikan Andi Bakti Haruni yang dimutasi ke Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan. Penunjukan tersebut kala itu dinilai strategis, mengingat Setiawan memiliki latar belakang kepemimpinan yang luas dan pemahaman mendalam dalam perencanaan pembangunan daerah.
Baca Juga : Ratusan UMKM di Sulsel Dapat Bantuan Akhir Tahun dari Pemprov
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemprov terkait alasan pengunduran diri Setiawan. Namun, sumber internal menyebut pengunduran dirinya berlangsung dalam suasana baik dan merupakan keputusan pribadi.
Dengan ditunjuknya Plt baru, proses perencanaan dan pengembangan kebijakan strategis di Sulsel dipastikan tetap berjalan. Penunjukan ini diharapkan menjaga stabilitas jalannya roda organisasi, terutama dalam menyusun program prioritas daerah untuk sisa tahun anggaran berjalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News