0%
Senin, 28 Juli 2025 12:24

Konflik Keluarga Berujung Maut, Paman Tewas Ditikam Keponakan di Pangkep

Editor : Alif
Konflik Keluarga Berujung Maut, Paman Tewas Ditikam Keponakan di Pangkep
ist

Seorang pria bernama Baba (64) tewas ditikam keponakannya sendiri, Saldi (24), dalam perkelahian berdarah.

PORTALMEDIA.ID, PANGKEP – Konflik keluarga berujung maut terjadi di Pulau Samatellu Borong, Desa Mattiro Walie, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu pagi (27/7/2025).

Seorang pria bernama Baba (64) tewas ditikam keponakannya sendiri, Saldi (24), dalam perkelahian berdarah.

Kapolsek Liukang Tupabbiring, Iptu Nyoman Suartana, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengungkapkan, korban mengalami sejumlah luka tusuk yang fatal.

Baca Juga : Gelar Konferensi Pers, Polda Metro Jaya Beberkan Alasan Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa

“Korban Baba meninggal dunia di lokasi akibat luka tusuk di dada kanan, punggung kiri, dan ulu hati. Sementara pelaku, Saldi, juga mengalami luka pada kepala dan perut kanan, dan saat ini dirawat di RS Batara Siang Pangkep di bawah pengawasan petugas,” ungkap Nyoman.

Berdasarkan keterangan saksi dan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa ini dipicu oleh perselisihan keluarga sehari sebelumnya. Pada Sabtu (26/7/2025), sekitar pukul 18.00 WITA.

Saat itu Baba diduga mengejar adik kandungnya, Saparuddin (54), yang merupakan ayah dari Saldi, dengan sebatang kayu saat Saparuddin sedang memperbaiki perahu.

Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan

Merasa terancam, Saparuddin melarikan diri dan kembali ke rumah. Ketegangan itu memuncak keesokan harinya, saat Baba kembali menghampiri Saldi dan Saparuddin yang sedang berjalan menuju perahu.

Perkelahian pun tak terhindarkan. Keduanya diduga menggunakan senjata tajam jenis badik dalam pertarungan singkat tersebut.

Kepala Desa Mattiro Walie, Hamzah, mengungkapkan bahwa dirinya tidak berada di lokasi saat kejadian, namun membenarkan adanya pertengkaran antara keluarga tersebut sejak hari sebelumnya.

Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

“Memang sejak Sabtu sudah ada ketegangan. Tapi baru pagi tadi terjadi perkelahian yang memakan korban,” katanya.

Pihak kepolisian kini masih mendalami motif di balik insiden ini. Tim Reskrim Polres Pangkep telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.

Barang bukti pun tengah dikumpulkan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga : Minim Sosialisasi, DPR Minta KUHP dan KUHAP Baru Lebih Dikenalkan ke Publik

Karena kejadiannya berlangsung pagi dan di area terbuka yang cukup sepi, tidak banyak warga yang menyaksikan langsung perkelahian tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer