PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin menyelenggarakan rapat terbatas dalam rangka membahas persetujuan pembukaan Program Studi PPDS Urologi Fakultas Kedokteran.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 13.00 Wita secara daring melalui aplikasi zoom meeting, Rabu (14/04).
Dalam sambutannya, Prof. Ruslin Wakil Rektor I Unhas menyampaikan apresiasi atas upaya strategis FK dalam mendorong pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui ketersedian program studi spesialis termasuk urologi.
Baca Juga : Mahasiswa Unhas Gagas "Megapolis Water Sensitive" untuk Atasi Krisis Air dan Banjir Perkotaan
"Selain itu, dengan ditunjang hadirnya RSPTN Unhas, sangat memungkinkan untuk pembukaan prodi PPDS tersebut," ucapnya.
Selain itu, pembukaan prodi Urologi di FK Unhas telah melalui serangkaian proses sesuai aturan yang telah ditetapkan dari tingkat fakultas hingga Senat Akademik. Untuk kemudian sampai pada tahapan pengajuan persetujuan ditingkat MWA.
Menurutnya, FK Unhas terus melakukan upaya pengembangan untuk menghadirkan prodi yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga : Alumni Lintas Generasi Soroti Krisis Kepemimpinan dan Pudarnya Ruh Akademik di Unhas
"Prodi ini sangat dibutuhkan untuk menghadirkan para lulusan berkualitas dan bisa berkontribusi dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Tentu kita harapkan prodi ini bisa mendapatkan persetujuan dan bisa segera hadir untuk memberikan pelayanan akademik," jelas Prof. Ruslin.
Selain itu, Dekan FK Unhas, Prof. Haerani Rasyid menyampaikan pendirian prodi PPDS Urologi merupakan bagian dari rencana pengembangan dan komitmen FK untuk terus memberikan dan menghadirkan pelayanan akademik yang optimal serta disesuaikan dengan perkembangan dunia kedokteran.
Lebih lanjut, Prof. Haerani menuturkan bahwa untuk tenaga spesialis Urologi utamanya di Sulsel berjumlah kurang lebih 10 orang, lima diantaranya berasal dari FK.
Baca Juga : Unhas Berhentikan Bahlil sebagai Anggota Majelis Wali Amanat
"Untuk itu, sebagai upaya peningkatan kapasitas tenaga spesialis, dibutuhkan langkah nyata termasuk dengan membuka prodi PPDS Urologi,"bebernya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News