PORTALMEDIA.ID, GOWA – Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa terus mendorong penguatan peran kadernya dalam pengelolaan koperasi melalui kegiatan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperasi PKK yang digelar Pokja 2 TP PKK Gowa.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Royal Bay Makassar, Rabu (30/7/2025), dan diikuti para kader PKK kecamatan se-Kabupaten Gowa.
Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kinerja koperasi di lingkup PKK, sekaligus mendorong perempuan untuk berwirausaha secara mandiri dan profesional.
Baca Juga : Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
“Setelah pelatihan ini, saya harap ibu-ibu bisa mengelola koperasi dengan lebih baik, meningkatkan pendapatan keluarga, dan menjadi inspirasi bagi perempuan Gowa lainnya untuk berwirausaha. Ini adalah bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Andi Tenri Indah, yang juga merupakan istri Wakil Bupati Gowa.
Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh kader PKK dari tingkat kabupaten hingga dasawisma untuk ikut ambil bagian dalam mendukung koperasi di wilayah masing-masing. Menurutnya, jangkauan kader PKK yang luas bisa menjadi kekuatan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas.
“PKK di setiap kecamatan diharapkan memiliki koperasi sendiri yang sudah berbadan hukum dan dikelola secara profesional sebagai binaan resmi TP PKK Kecamatan,” tambahnya.
Baca Juga : Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan, RSUD Syekh Yusuf - BSI Lakukan Penandatanganan MoU
Sementara itu, Kamaruddin, Konsultan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan yang menjadi pemateri, membawakan sejumlah materi penting, mulai dari tata cara pendirian koperasi, struktur kelembagaan, manajemen usaha koperasi, hingga pengelolaan laporan keuangan koperasi.
“Kami bahas juga hal teknis seperti penyusunan neraca dan laporan pertanggungjawaban pengurus. Harapannya, para kader mampu menerapkan langsung ilmu ini di wilayah masing-masing,” jelas Kamaruddin.
Ia juga menyampaikan harapan agar pelatihan ini menjadi langkah awal terbentuknya koperasi-koperasi baru di desa dan kelurahan, termasuk Koperasi Desa Merah Putih yang dapat melibatkan kader PKK sebagai anggota maupun pengurus.
Baca Juga : Pelantikan Panitia PTSL 2026, Bupati Gowa Tekankan Integritas dan Profesionalisme
“PKK memiliki peran besar dalam pengembangan Koperasi Merah Putih, tentu dengan mengikuti prosedur melalui musyawarah desa dan lembaga permusyawaratan desa,” pungkasnya.
Pelatihan ini menjadi salah satu upaya strategis TP PKK Gowa dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan dan membangun ekosistem koperasi yang lebih inklusif di tingkat lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News