0%
Rabu, 30 Juli 2025 18:14

Pemprov Sulsel dan Pemkab Gowa Dorong Swasembada Kentang Lewat Program Benih Stek

Editor : Alif
Pemprov Sulsel dan Pemkab Gowa Dorong Swasembada Kentang Lewat Program Benih Stek
ist

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat kompetensi penangkar benih kentang kepada para petani lokal, sebagai upaya membangun sistem pertanian yang mandiri, berkelanjutan, dan berbasis lokal.

PORTALMEDIA.ID, GOWA – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya komoditas kentang, kembali dibuktikan lewat peluncuran program mandiri benih kentang.

Penanaman perdana benih stek berakar kentang (benih dasar) digelar di Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Rabu (30/7/2025).

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat kompetensi penangkar benih kentang kepada para petani lokal, sebagai upaya membangun sistem pertanian yang mandiri, berkelanjutan, dan berbasis lokal.

Baca Juga : Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyambut positif program tersebut. Menurutnya, program ini bukan hanya berdampak pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga menjadi strategi dalam menjaga keseimbangan ekologi dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Ini bukan semata soal bertani kentang, tetapi bagaimana kita mengelola potensi alam dengan bijak demi kesejahteraan masyarakat. Saya harap, program ini mampu memperkuat ketahanan pangan dan mendongkrak pendapatan petani secara berkelanjutan,” ujarnya.

Husniah juga menekankan bahwa wilayah Tinggimoncong hingga Tombolopao sangat cocok untuk budidaya kentang karena karakteristik tanah dan iklim pegunungannya. Karena itu, sinergi dengan Pemprov Sulsel dalam memperkuat sektor ini perlu terus diperkuat.

Baca Juga : Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan, RSUD Syekh Yusuf - BSI Lakukan Penandatanganan MoU

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengungkapkan bahwa dari total 350 ribu benih stek kentang yang disediakan, Kabupaten Gowa mendapat alokasi terbesar, yakni 175 ribu benih yang akan disalurkan ke lima titik penangkaran.

“Alhamdulillah hari ini kita lakukan penanaman langsung di Gowa dan menyerahkan sertifikat penangkaran kepada petani. Ini bagian dari langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian benih dan keberlanjutan pertanian lokal,” jelasnya.

Ia juga mengumumkan rencana lanjutan pengembangan sektor pertanian melalui program sambung pucuk kakao sebanyak 15 ribu batang pada tahun depan. Program ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani kakao di Sulsel.

Baca Juga : Pelantikan Panitia PTSL 2026, Bupati Gowa Tekankan Integritas dan Profesionalisme

“Setelah kentang, kita akan lanjutkan dengan program sambung pucuk kakao sebagai bentuk kepedulian kami terhadap kesejahteraan petani,” tambahnya.

Salah satu petani penerima bantuan, Syamsu Marlin dari Penangkar Bontona, menyampaikan rasa syukur atas bantuan 35 ribu benih kentang yang diterimanya. Ia menilai benih lokal lebih adaptif dan ekonomis dibandingkan benih dari luar daerah.

“Kalau beli dari luar harganya mahal, tapi dengan benih dari program ini, selain lebih terjangkau, kualitasnya juga lebih cocok dengan iklim di sini,” kata Syamsu.

Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Swasembada Pangan, Salurkan Bantuan Alsintan Kementan RI untuk Petani Bontomarannu

Selain Penangkar Bontona, penerima sertifikat kompetensi penangkaran benih kentang lainnya adalah Penangkar Nur Indah (Bontomanai, Pattapang), Penangkar Kuncup Mekar (Kelurahan Malino), dan Penangkar Biringromang (Tombolopao).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer