PORTALMEDIA.ID, GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Tim Penggerak PKK (TP PKK) menggelar pemeriksaan Pap Smear dan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) secara serentak di RSUD Syekh Yusuf, Sabtu (23/8/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Merdeka Kanker Leher Rahim” sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, terhadap bahaya kanker serviks.
Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawasyah, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pemeriksaan kesehatan, melainkan juga momentum untuk mengajak kaum perempuan lebih peduli terhadap deteksi dini kanker serviks.
“Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan. Namun, jika terdeteksi lebih awal, penyakit ini bisa dicegah dan diobati,” ungkap Indah.
Baca Juga : Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Ia menambahkan, pemeriksaan gratis ini diharapkan mampu memperluas akses layanan kesehatan bagi perempuan di Gowa agar semakin banyak yang rutin melakukan deteksi dini.
“Ini bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan perempuan. Mari manfaatkan kesempatan ini dan biasakan periksa secara berkala,” imbaunya.
Pada kesempatan yang sama, dr. Isna Tirtawati, Dokter Umum Puskesmas Samata sekaligus pemateri kegiatan, menekankan pentingnya kesehatan reproduksi wanita demi melahirkan generasi yang sehat di masa depan. Ia mengingatkan, dua jenis kanker paling sering menyerang perempuan adalah kanker payudara dan kanker serviks.
Baca Juga : Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan, RSUD Syekh Yusuf - BSI Lakukan Penandatanganan MoU
“Kanker payudara menempati peringkat pertama penyebab kematian akibat kanker pada wanita, disusul kanker serviks di posisi kedua. Kedua penyakit ini kasusnya terus meningkat setiap tahun,” jelas dr. Isna.
Untuk pencegahan kanker payudara, ia menganjurkan para perempuan rutin melakukan pemeriksaan mandiri SADARI (Periksa Payudara Sendiri) setiap bulan pada hari ke-7 hingga ke-10 setelah haid. Sementara itu, deteksi dini kanker serviks bisa dilakukan melalui pemeriksaan di puskesmas maupun rumah sakit meski tanpa gejala.
“Pemeriksaan dianjurkan bagi wanita yang sudah aktif secara seksual, minimal tiga tahun setelah menikah, atau mulai usia 30 tahun. Pemerintah menyediakan layanan ini gratis di puskesmas,” tambahnya.
Baca Juga : Pelantikan Panitia PTSL 2026, Bupati Gowa Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Kegiatan ini turut diikuti secara daring oleh seluruh TP PKK dari 18 kecamatan di Kabupaten Gowa. Hadir pula Ketua Kartika Chandra Kirana Kodim 1409 Gowa bersama jajaran, serta Ketua Bhayangkari Cabang Gowa bersama jajaran, yang ikut memberikan dukungan terhadap gerakan peduli kesehatan perempuan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News