Program yang kemudian baru diwujudkan dengan terbentuknya komunitas B120 sejatinya sudah sesuai dengan apa yang diharapkan. Sudah banyak remaja-remaja yang dirangkul untuk disadarkan dengam jumlah mencapai ribuan orang.
Tidak hanya itu, klaimnya, ada beberapa di antaranya bahkan sudah mendapatkan kehidupan yang lebih baik karena sudah memiliki pekerjaan setelah mendapatkan pembinaan di dalam komunitas.
Alhamdulillah, ini fakta kalau memang beberapa di antaranya itu sudah dapat kerja, ada satu orang bahkan itu bos geng motor yang sudah sadar, dan menyadarkan yang lainnya. Ini boleh dicek langsung sama penanggung jawab komunitasnya," ujar Budhi.
Sementara itu, Rektor UNM Prof Husain Syam menyebutkan saat pihaknya menangkap ide dan gagasan awal yang diajukan Kapolrestabes untuk desertasinya, ia dan sejumlah guru besar penguji mengaku cukup takjub.
"Pak Budhi ini ingin mencari solusi bagaimana mengatasi masalah semua tersebut. Yang esensinya mereka ini (para pelaku kriminal jalanan) mencari jati diri atau mencari makan," ujar Prof Husain yang juga ditemui di UNM.
Rektor UNM: Ide Brilian dan Cemerlang
Mantan Dekan Fakultas Teknik UNM ini menyebut, ide tersebut diakui sangat brilian dan cemerlang. Apalagi dikaitkan dengan tugas kepolisian yang sejatinya lahir dari masyarakat, dekat dengan masyarakat.
Baca Juga : Kampus UNM Memanas Usai Rektor Dinonaktifkan, Polisi Diminta Usut Pelaku Penyerangan
"Tinggal bagaimana ini dibuat dalam frame ilmiah, sehingga bisa diimplementasikan dengan baik, diterima masyarakat, hingga bisa menjadi rol model untuk setiap instansi penegak hukum lainnya untuk kedepan," ucapnya.
Dalam proposal yang kemudian dibuat Budhi, kata Prof Husain, digunakanlah pendekatan teori Konsoler Sebaya. Untuk mengimplementasikannya, harus dibuat satu wadah seperti komunitas untuk mulai mewujudkan apa yang ingin dicapai dari judul desertasi yang diajukan.
"Lahirlah solusi kita himpun dalam satu komunitas yang modelnya pemberdayaan. Kemudian kita rencama bekali dengan keterampilan yang melibatkan seluruh stakeholder misalnya pemerintah kota dan sebagainya. Itu akan bersama-sama menyukseskan disertasi Pak Budhi tentunya," papar dia.
Baca Juga : Bentrok Dua Kubu Mahasiswa Pecah di UNM Parang Tambung, Lima Motor Terbakar
Dijelaskannya, teori Konsoler Sebaya menyebut kalau lebih mudah menyadarkan, mengajak, atau merangkul orang-orang untuk sama-sama berubah kalau dia sebaya, atau frekuensinya sama. Itulah yang tepat dilihatnya untuk merangkul mereka yang berpotensi berbuat jahat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
