PORTALMEDIA.ID, SEOUL - Media Korea Selatan mulai memanaskan rumor kembalinya Shin Tae-yong. Ia dinilai cocok menggantikan Patrick Kluivert untuk melatih Timnas Indonesia.
Rumor itu diembuskan media Sportal Korea. Dalam tulisannya, STY dinilai kandidat tepat untuk menggantikan Kluivert.
"Di Indonesia, Shin Tae-yong telah menjadi lebih dari sekadar pelatih. Ia dijuluki pahlawan nasional dan mendapat dukungan penuh," tulisnya.
Baca Juga : Calon Pelatih Timnas Indonesia Mengerucut 2 Nama
"Dalam situasi seperti ini, jika pelatih Klaybert ditangguhkan, sepertinya tidak ada orang yang lebih cocok daripada Shin Tae-yong, yang saat ini berstatus independen," tulis Sportal Korea.
Desakan memecat Patrick Kluivert memang menguat. Hal itu tak lepas dari gagalnya Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026.
Di Ronde 4, Indonesia arahan Kluivert kalah 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak. Tim Merah Putih harus menyudahi perjalanannya di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga : Dirtek Alexander Zwiers Ungkap Kriteria Pelatih Baru Timnas Indonesia
Kini, Exco PSSI kabarnya akan menggelar rapat soal masa depan Kluivert. Artinya, peluang dipecat kini terbuka jika menilik kegagalan Timnas Indonesia.
Sementara Shin Tae-yong sebelumnya melatih Timnas Indonesia. Ia bisa memimpin Tim Garuda melaju dari babak pertama hingga ketiga.
Pelatih berusia 55 tahun itu membawa Timnas Indonesia sampai ke pertengahan babak ketiga Kualifikasi, sebelum dipecat awal tahun ini. PSSI menggantinya dengan Kluivert, yang nyatanya juga gagal membawa Indonesia lebih baik.
Baca Juga : Akira Nishino Diumumkan Jadi Pelatih Timnas Indonesia Hari Ini? Ini Profilnya
Selain itu, STY juga membawa Indonesia memecahkan rekor di pertandingan lain. Semisal membawa Indonesia maju sampai 16 besar Piala Asia 2023, yang menyegel satu tempat di Piala Asia 2027. Sementara di Timnas U-23, ia bisa membawa Asnawi Mangkualam dkk sampai semifinal Piala Asia U-23 2024.
Saat ini, Shin Tae-yong juga berstatus tanpa klub, yang tentu terbuka peluangnya untuk kembali ke Timnas Indonesia. Ia baru diberhentikan Ulsan HD pekan lalu.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News