PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Tim Basarnas Makassar tengah melakukan pencarian intensif terhadap sebuah kapal ambulans yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Makassar, Sulawesi Selatan.
Kapal tersebut terakhir diketahui berlayar dari Pulau Tinggalungan menuju Pulau Dawakkang, Kabupaten Kepulauan Pangkep, sejak Senin (13/10/2025), namun hingga Rabu (15/10/2025) belum juga tiba di tujuan.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan kapal ambulans itu baru kembali beroperasi setelah menjalani perbaikan di Pulau Tinggalungan.
Baca Juga : Tim SAR Temukan 6 Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
“Kami dapat info kapal baru selesai perbaikan di sana. Rencananya akan digunakan untuk melayani masyarakat di Pulau Dawakkang dan sekitarnya,” ujar Andi Sultan, Rabu siang.
Kapal tersebut diawaki oleh tiga orang mekanik, masing-masing M Tahir (65), Najamuddin (55), dan Hasri (60), yang seluruhnya berdomisili di Pulau Tinggalungan.
Mereka membawa kapal menuju Pulau Dawakkang yang berjarak sekitar 100 kilometer.
Baca Juga : Komisi V DPR Desak Investigasi Transparan atas Kecelakaan Pesawat di Maros
“Jaraknya sekitar 100 kilo. Sepertinya mekanik yang membawa kapal,” jelasnya.
Andi Sultan menambahkan, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, dan nelayan setempat kini menyebar di 20 titik pulau kecil di sekitar Selat Makassar untuk melakukan pencarian.
“Ada sekitar 20 titik yang kami sisir berdasarkan jalur pelayaran kapal,” ujarnya.
Baca Juga : Korban Kedua Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Jenis Kelamin Perempuan
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, menyebut pihaknya telah mengerahkan kapal KN SAR Kamajaya menuju lokasi pencarian dengan waktu tempuh sekitar delapan jam.
“Kami berharap kapal ambulans dan seluruh awaknya dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Arif.
Hingga Rabu, kapal ambulans itu belum memberikan tanda-tanda keberadaan, sementara komunikasi terakhir tercatat saat hendak berangkat dari Pulau Tinggalungan.
Baca Juga : Basarnas Fokus Pencarian Korban, Metode Modifikasi Cuaca Dilakukan
Basarnas menyatakan operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga ada kejelasan nasib kapal dan tiga awaknya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News