0%
Kamis, 16 Oktober 2025 14:54

Dari Polisi ke Akademisi, Ini Sosok Doktor Baru dari Korps Bhayangkara

Editor : Alif
Dari Polisi ke Akademisi, Ini Sosok Doktor Baru dari Korps Bhayangkara
ist

Dalam penelitiannya, Hendrawan menyoroti pentingnya independensi dan profesionalisme APIP dalam menjalankan audit keuangan pemerintah tanpa intervensi pihak luar.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Prestasi akademik membanggakan kembali ditorehkan oleh perwira menengah Polri.

Ia adalah AKBP Hendrawan Agustian Nugraha, resmi menyandang gelar doktor (S3) Ilmu Administrasi Publik usai menjalani ujian promosi terbuka di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas), Kamis (16/10/2025).

Ujian berlangsung khidmat di Aula Prof Syukur Abdullah dan dihadiri keluarga, kerabat, serta sejumlah perwira Polri.

Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan

Pria kelahiran Subang yang kini menjabat sebagai Kapolres Parigi Moutong itu memaparkan hasil penelitiannya berjudul “Organizational Capabilities Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dalam Pelaksanaan Audit Keuangan di Provinsi Sulawesi Selatan”.

Dalam penelitiannya, Hendrawan menyoroti pentingnya independensi dan profesionalisme APIP dalam menjalankan audit keuangan pemerintah tanpa intervensi pihak luar.

Ia menilai, kemandirian auditor menjadi kunci agar hasil audit dapat dipercaya publik dan berdampak positif terhadap tata kelola pemerintahan.

Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

“Yang saya angkat terkait kewenangan APIP, jadi pada saat kita melaksanakan tugas, tidak ada intervensi,” ujar Hendrawan usai ujian.

Menurutnya, audit yang bebas tekanan dari kepala daerah maupun pihak eksternal akan meningkatkan objektivitas hasil pengawasan.

“Hasilnya pun lebih maksimal, tentunya tidak ada gangguan dari mana pun, baik dari bupati maupun lainnya,” tambahnya.

Baca Juga : Minim Sosialisasi, DPR Minta KUHP dan KUHAP Baru Lebih Dikenalkan ke Publik

Hendrawan mengaku, gagasan penelitian ini lahir dari pengalamannya saat menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Sulsel.

Ia menemukan adanya kendala independensi auditor di lapangan yang memengaruhi kualitas hasil audit.

“Alasannya karena pada saat kita menjabat sebagai Kasubdit 3, kendala kita di AI (Aparatur Internal),” ungkapnya.

Baca Juga : Sempat Kabur ke Semak-semak, Pelaku Perampokan Akhirnya Ditangkap Polisi

Sidang promosi dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. Phil. Sukri, S.IP., M.Si., bersama dewan penguji yang terdiri dari sejumlah guru besar ternama, di antaranya Prof. Dr. H. Muh. Akmal Ibrahim, M.Si., Prof. Dr. H. Badu Ahmad, M.Si., Prof. Dr. Hj. Andi Aslinda, M.Si., dan Prof. Dr. H. M. Thahir Haning, M.Si.

Dewan penguji memberikan penilaian “Sangat Memuaskan” atas disertasi Hendrawan, menandai keberhasilannya meraih gelar doktor di bidang Ilmu Administrasi Publik.

Ketua Sidang, Prof Sukri, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.

Baca Juga : Pura-pura Belanja, Dua Emak-emak Gasak Dua Lusin Pakaian di Butik Makassar

“Alhamdulillah, kini Polri memiliki satu lagi personel bergelar doktor. Semoga ini memotivasi perwira lainnya untuk terus menempuh pendidikan tinggi,” ujarnya.

Hendrawan berharap hasil penelitiannya dapat menjadi rujukan dalam memperkuat peran APIP agar semakin profesional dan independen di masa mendatang.

“Mudah-mudahan ke depan, APIP diberi kewenangan penuh untuk menjalankan tugas tanpa intervensi,” tutupnya.

Diketahui, AKBP Hendrawan Agustian Nugraha lahir di Subang pada 17 Agustus 1985. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (2006), STIK PTIK (2013), dan SESKO AD (2022).

Sebelum menjabat Kapolres Parigi Moutong, ia pernah bertugas di berbagai posisi strategis, seperti Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota (2015), Kapolsek Sindangbarang Polres Cianjur (2017), dan Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya (2014).

Selain aktif di bidang penegakan hukum, Hendrawan juga dikenal memiliki dedikasi tinggi terhadap pengembangan profesionalisme aparat.

Ia telah menerima sejumlah tanda kehormatan, termasuk Satyalancana Pengabdian 8 Tahun, 16 Tahun, dan Satyalancana Dharma Nusa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer