0%
Minggu, 26 Oktober 2025 13:46

Timor Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN

Editor : Agung
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn dan Perdana Menteri Timor Leste Kay Rala Xanana Gusmao berpose saat upacara penandatanganan deklarasi penerimaan Timor Leste (Foto: Reuters)
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn dan Perdana Menteri Timor Leste Kay Rala Xanana Gusmao berpose saat upacara penandatanganan deklarasi penerimaan Timor Leste (Foto: Reuters)

Timor Leste pertama kali mengajukan diri sebagai anggota ASEAN pada 2011 dan diberi status pengamat pada 2022.

PORTALMEDIA.ID, MALAYSIA -- Timor Leste resmi bergabung sebagai anggota ke-11 ASEAN setelah menandatangani declaration of accession pada KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Minggu, 26 Oktober 2025.

Penandatanganan bersejarah itu dilakukan oleh seluruh pemimpin dari 10 negara anggota ASEAN, dengan Perdana Menteri Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmao, sebagai pihak terakhir yang menandatangani.

Upacara ditutup dengan pengibaran bendera Timor Leste di panggung utama berdampingan dengan bendera negara anggota lainnya, menandai keanggotaan penuh negara tersebut di blok kawasan.

Baca Juga : Panglima TNI Dorong Pembinaan Atlet Lewat Batalyon Olahraga

Perdana Menteri Malaysia sekaligus Ketua ASEAN, Anwar Ibrahim, menyebut kehadiran Timor Leste sebagai pelengkap keluarga besar ASEAN.

“Masuknya Timor Leste melengkapi keluarga ASEAN, menegaskan takdir bersama dan rasa persaudaraan yang mendalam di kawasan ini,” kata Anwar dalam sambutannya di pembukaan KTT tersebut, seperti dimuat FMT.

Dalam pidato perdananya setelah resmi diterima, Gusmao menyebut momen ini sebagai wujud dari perjuangan panjang rakyat Timor Leste.

Baca Juga : Prabowo Ajak Negara ASEAN Perkuat Ketahanan Ekonomi di Tengah Tantangan Global

“Ini bukan hanya mimpi lama yang terwujud, tetapi juga pengakuan kuat atas perjalanan kami yang penuh ketangguhan, tekad, dan harapan,” ujarnya.

Timor Leste pertama kali mengajukan diri sebagai anggota ASEAN pada 2011 dan diberi status pengamat pada 2022.

Sejak itu, negara muda ini aktif mengikuti pertemuan penting ASEAN sambil menyesuaikan kerangka kebijakan nasional dengan tiga pilar utama organisasi: politik-keamanan, ekonomi, dan sosial-budaya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer