PORTALMEDIA.ID, LUWU — Seorang balita berusia dua tahun berinisial MA meninggal dunia di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, diduga akibat dianiaya oleh R (28), kekasih dari ibu kandungnya.
Korban disebut mengalami kekerasan menggunakan sapu dan balok kayu sebelum akhirnya dinyatakan tewas di rumah sakit.
Kasat Reskrim Polres Luwu, Iptu Muhammad Ibnu Robbani, mengungkapkan insiden itu bermula saat ibu korban sedang bekerja pada Kamis (20/11) malam.
Baca Juga : Gelar Konferensi Pers, Polda Metro Jaya Beberkan Alasan Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Sekitar pukul 21.00 Wita, ia mendapatkan pesan dari R yang memberitahukan bahwa MA pingsan dan telah dibawa ke Rumah Sakit Hikma Sejahtera Belopa.
Sebelumnya, sang ibu memang meninggalkan MA dalam pengawasan R di rumah kontrakan mereka di Perumahan Lamunre, Desa Lamunre Tengah, Kecamatan Belopa Utara.
“Tidak lama setelah ibu korban pergi bekerja, terduga pelaku mengirim pesan bahwa anaknya tidak sadarkan diri dan harus segera mendapat penanganan medis,” jelas Ibnu.
Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan
Ibu korban langsung bergegas menuju rumah sakit. Namun sesampainya di sana, MA telah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.
Merasa curiga dengan penyebab kematian anaknya, ibu korban kemudian melapor ke pihak kepolisian.
Laporan itu direspons cepat oleh unit Reskrim Polres Luwu.
Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
“Sekitar pukul 02.00 Wita, piket Reskrim mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, serta mengamankan terduga pelaku,” ujar Ibnu.
Dalam pemeriksaan awal, R akhirnya mengakui perbuatannya. Ia memukul MA menggunakan gagang sapu ijuk dan sepotong balok kayu di rumah kontrakan tersebut.
Keterangan sang ibu juga menguatkan dugaan bahwa kekerasan terhadap MA bukan terjadi sekali.
Baca Juga : Minim Sosialisasi, DPR Minta KUHP dan KUHAP Baru Lebih Dikenalkan ke Publik
Ia mengaku anaknya kerap mendapat perlakuan kasar dari R sebelumnya.
“Informasi dari ibu korban memperkuat bahwa tindak kekerasan ini sudah berulang,” kata Ibnu.
Polres Luwu kini mendalami kasus tersebut untuk mengungkap motif dan memastikan seluruh rangkaian tindakan pelaku.
Baca Juga : Sempat Kabur ke Semak-semak, Pelaku Perampokan Akhirnya Ditangkap Polisi
Sementara itu, jenazah MA telah dibawa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
