0%
Rabu, 10 Desember 2025 20:43

PP Muhammadiyah Galang Dana Tiga Pekan untuk Bantu Penyintas Bencana

Editor : Alif
PP Muhammadiyah Galang Dana Tiga Pekan untuk Bantu Penyintas Bencana
ist

Ia juga mengimbau warga Muhammadiyah memperkuat semangat kepedulian dan saling membantu, sebagai bentuk persaudaraan sesama anak bangsa.

PORTALMEDIA.ID – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menginstruksikan pengalihan infak salat Jumat di seluruh masjid Persyarikatan Muhammadiyah untuk membantu penanganan bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah, khususnya Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Instruksi tersebut berlaku untuk tiga pekan berturut-turut, yakni pada Jumat tanggal 12, 19, dan 26 Desember 2025. Penghimpunan dana akan dikoordinasikan melalui Lazismu serta Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) di semua tingkatan agar penyalurannya berjalan terpadu dan terstruktur.

“Bersamaan dan setelah itu dilakukan pelaporan penghimpunan dan penyaluran dana tersebut dengan sebaik-baiknya kepada pimpinan persyarikatan di atasnya,” ujar Haedar dalam keterangannya, Rabu (10/12/2025).

Baca Juga : Muhammadiyah Ajak Masyarakat Sambut 2026 dengan Empati

Keputusan pengalihan infak ini tertuang dalam Surat Keputusan Muhammadiyah yang ditujukan kepada seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) serta takmir masjid di lingkungan persyarikatan. Haedar menekankan bahwa langkah ini merupakan bentuk solidaritas untuk meringankan beban warga terdampak musibah.

Ia juga mengimbau warga Muhammadiyah memperkuat semangat kepedulian dan saling membantu, sebagai bentuk persaudaraan sesama anak bangsa.

Di sisi lain, MDMC turut melakukan penanganan langsung di lokasi terdampak bencana. Di Kecamatan Bayang Utara, Pesisir Selatan, Sumatra Barat, MDMC Bengkulu membangun kembali pondasi jembatan yang rusak akibat banjir bandang dan longsor.

Baca Juga : Pimpinan Aisyiyah Ingatkan Bahaya Nikah Siri bagi Keluarga

Wakil Sekretaris MDMC PP Muhammadiyah, Budi Santoso, mengatakan jembatan tersebut berfungsi sebagai jalur utama penghubung Desa Pancung Taba dengan desa sekitar, termasuk akses distribusi logistik bagi penyintas.

“Kerusakan jembatan membuat mobilitas warga terhambat dan berdampak pada evakuasi hingga distribusi bantuan. Perbaikan pondasi menjadi prioritas agar jalur penghubung dapat digunakan kembali secara aman,” jelas Budi.

Selain perbaikan akses transportasi, pos pelayanan Muhammadiyah di wilayah tersebut juga menyediakan edukasi kesehatan pascabencana, dukungan psikososial bagi anak-anak, serta pendampingan kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar