0%
Kamis, 11 Desember 2025 12:30

DPR Soroti Investasi Rp20 Triliun PTPN III dalam Penguatan Pangan

Editor : Alif
DPR Soroti Investasi Rp20 Triliun PTPN III dalam Penguatan Pangan
ist

Adisatrya mengingatkan bahwa BUMN harus berhati-hati ketika memasuki sektor dengan tingkat persaingan tinggi.

PORTALMEDIA.ID - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto menilai penguatan ketahanan pangan nasional tidak boleh diserahkan sepenuhnya kepada sektor swasta. Ia menegaskan perlunya kehadiran serta peran lebih besar dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar struktur industri pangan tetap seimbang.

Hal itu disampaikan Adisatrya saat menanggapi rencana investasi besar PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang bekerja sama dengan PT Danantara Asset Management (Persero), termasuk rencana hilirisasi sejumlah komoditas pangan.

“BUMN sangat harus punya peran. Jangan semua didominasi oleh swasta,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Baca Juga : RUU BUMD Dinilai Mendesak, DPR Soroti Lemahnya Tata Kelola dan Profesionalisme di Daerah

Ia menyebut rencana investasi sekitar Rp20 triliun yang disampaikan PTPN III perlu dikaji secara menyeluruh. Menurutnya, beberapa sektor seperti peternakan ayam dan sejumlah komoditas pangan sudah lama dikuasai pelaku swasta yang memiliki pengalaman kuat, jaringan distribusi mapan, dan sistem produksi yang efisien.

“Selama ini bidang ini sangat dikuasai oleh swasta. Mereka sudah sangat memahami industrinya, jaringan distribusinya luar biasa, dan proses produksinya sangat efisien,” kata politisi PDI-Perjuangan tersebut.

Adisatrya mengingatkan bahwa BUMN harus berhati-hati ketika memasuki sektor dengan tingkat persaingan tinggi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan usaha tidak bergantung pada besarnya modal semata, melainkan pada efisiensi operasi, kualitas produk, serta keterjangkauan harga.

Baca Juga : Rapat dengan DPR, Kapolri Tegaskan Penolakan Polri di Bawah Kementerian

“Jangan sampai BUMN masuk ke bidang yang sudah sangat didominasi swasta tapi tidak bisa bersaing. Produk harus berkualitas, efisien, dan harganya terjangkau,” ujarnya.

Meski demikian, Komisi VI tetap mendukung langkah pemerintah melalui BUMN untuk memperkuat ketahanan pangan, selama dilakukan melalui perhitungan yang matang.

“Kami mendukung segala upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan. Tapi usaha bisnis harus cermat, dihitung benar, dan BUMN harus mampu bersaing,” lanjutnya.

Baca Juga : Peran OMSP Disebut Kunci Ciptakan Stabilitas dan Ketahanan Nasional

Ia juga menekankan bahwa pangan merupakan sektor berbasis mekanisme pasar sehingga BUMN tidak dapat hanya mengandalkan dukungan pemerintah. Jika tidak mampu menunjukkan kinerja baik, masyarakat tetap akan memilih produk swasta yang lebih kompetitif.

“Kalau di lapangannya BUMN tidak perform, masyarakat pasti tetap pilih swasta. Kita ingin risikonya terbagi, tidak didominasi satu pihak,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar