0%
Senin, 22 Desember 2025 10:41

BMKG Rilis Prospek Cuaca 19-25 Desember 2025, Bibit Siklon Picu Hujan Lebat dan Angin Kencang

Editor : Kimel
BMKG Rilis Prospek Cuaca 19-25 Desember 2025, Bibit Siklon Picu Hujan Lebat dan Angin Kencang
ist

Pada periode 22–25 Desember 2025, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan ringan.

PORTALMEDIA.ID -- Badan Meteorologi, Klimatotlogi, dan Geofisika (BMKG) merilis prospek cuaca mingguan periode 19-25 Desember 2025, dengan potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi ini dipengaruhi oleh terbentuknya bibit siklon tropis 93S dan 95S di perairan selatan Indonesia.

BMKG mencatat, dampak tidak langsung dari kedua bibit siklon tersebut berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai angin kencang, terutama di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

Baca Juga : Pemkot Makassar Tetapkan Status Siaga Cuaca, Munafri Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Pada periode 22–25 Desember 2025, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan ringan.

Namun, BMKG mengingatkan adanya potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di sejumlah wilayah, seperti Sumatera bagian utara dan selatan, sebagian besar Pulau Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

BMKG juga menetapkan status siaga hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir di beberapa wilayah, yakni Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Baca Juga : BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem hingga Awal 2026

Sementara potensi angin kencang diprakirakan terjadi di Kep. Riau, Sumatera Barat, Lampung, Banten, Pulau Jawa, NTB, NTT, Bali, Sulawesi Selatan, dan Maluku.

Selain pengaruh bibit siklon, BMKG memprakirakan fenomena atmosfer skala global, regional, dan lokal turut berperan signifikan dalam mempengaruhi kondisi cuaca di Indonesia hingga sepekan ke depan.

Kondisi suhu muka laut yang hangat berpotensi meningkatkan penguapan di Pesisir Barat Aceh, perairan timur Kalimantan Timur, Perairan utara Pulau Jawa, dan Samudera Pasifik utara Papua.

Baca Juga : Komisi V DPR Dorong Kesiapsiagaan Bencana Jadi Materi Wajib di Sekolah

Kondisi La-Nina lemah juga ikut meningkatkan potensi hujan, terutama di wilayah Indonesia bagian timur.

BMKG menjelaskan, Bibit Siklon Tropis 93S dengan tekanan di pusat 1005 hPa dan kecepatan angin maksimum di dekat pusat sebesar 25 knot, diperkirakan berada di Samudra Hindia sebelah selatan Jawa Timur dan bergerak ke arah barat daya. 

Bibit siklon ini berpotensi menjadi siklon tropis dengan kategori sedang hingga tinggi dalam 24 jam ke depan.

Baca Juga : PLN Siagakan 2.278 Personel dan 71 Posko Hadapi Ancaman Cuaca Ekstrem di Sulawesi

Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 95S diperkirakan aktif di Laut Arafuru Selatan Kepulauan Aru, Maluku, dan bergerak ke arah tenggara-selatan, dengan potensi berkembang menjadi siklon tropis kategori rendah.

Menghadapi kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah antisipatif terutama terhadap hujan lebat dan angin kencang, serta terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar