0%
Selasa, 06 Januari 2026 16:27

Heboh Video Pocong di Sinjai, Dua Remaja Akui Hanya Konten Iseng

Editor : Alif
Heboh Video Pocong di Sinjai, Dua Remaja Akui Hanya Konten Iseng
ist

Kepolisian Resor Sinjai bergerak cepat merespons kegelisahan masyarakat.

PORTALMEDIA.ID, SINJAI – Warga Kabupaten Sinjai sempat dihebohkan oleh beredarnya video yang menampilkan sosok menyerupai pocong di lingkungan SD Negeri 6 Mattumpu, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Rekaman tersebut viral di media sosial dan memicu keresahan karena memperlihatkan sosok berbalut kain putih berdiri di area sekolah pada malam hari.

Seiring beredarnya video tersebut, berbagai spekulasi bermunculan.

Baca Juga : Sempat Kabur ke Semak-semak, Pelaku Perampokan Akhirnya Ditangkap Polisi

Sebagian warga menduga kejadian itu berkaitan dengan hal mistis, terlebih lokasi pengambilan gambar berada di lingkungan sekolah yang sepi pada malam hari.

Kepolisian Resor Sinjai bergerak cepat merespons kegelisahan masyarakat.

Unit Resmob Satreskrim Polres Sinjai langsung melakukan penyelidikan dengan menelusuri lokasi kejadian, waktu pembuatan video, serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.

Baca Juga : Pura-pura Belanja, Dua Emak-emak Gasak Dua Lusin Pakaian di Butik Makassar

Hasil penyelidikan memastikan bahwa video penampakan pocong tersebut tidak berkaitan dengan hal gaib.

“Video itu awalnya dibuat hanya untuk bercanda, lalu dikirim ke grup WhatsApp. Namun kemudian menyebar luas hingga viral dan menimbulkan ketakutan,” ungkap Kasi Humas Polres Sinjai Iptu Agus Santoso, Selasa (6/1/2026).

Agus, mengatakan pemeran dalam video tersebut menggunakan kain kafan dan secara sadar memerankan sosok pocong.

Baca Juga : Kejagung Tegaskan Beda Kebijakan dengan KPK soal Penampilan Tersangka

Seluruh adegan dibuat tanpa unsur mistis sebagaimana yang berkembang di tengah masyarakat.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mengamankan dua remaja berinisial NAA (21) dan IJ (18).

NAA berperan sebagai sosok pocong, sementara IJ bertugas merekam video tersebut.

Baca Juga : Dipecat, Pangkat Diturunkan, Dosen yang Ludahi Kasir di Makassar Kini Jadi Tersangka Kasus Penghinaan

Mereka menyebut video tersebut dibuat semata-mata untuk candaan dan tidak memiliki niat menimbulkan kepanikan atau keresahan di tengah masyarakat.

"Setelah dilakukan penyelidikan, diperoleh hasil bahwa video penampakan pocong itu merupakan rekayasa. Pemerannya menggunakan kain kafan dan dibuat secara sengaja,” kata Agus

Peristiwa pembuatan video itu terjadi pada Selasa dini hari, 30 Desember 2025, sekitar pukul 02.00 Wita.

Baca Juga : Warga yang Hilang Saat Menyebrang Sungai di Gowa Akhirnya Ditemukan Setelah Tiga Hari Pencarian

Diketahui, lokasi pengambilan gambar berada di halaman SD Negeri 6 Mattumpu, Jalan Bulu Bicara, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara. Area sekolah dipilih karena suasananya sepi pada malam hari.

Video tersebut awalnya hanya dibagikan ke sebuah grup WhatsApp.

Namun tanpa disadari para pelaku, rekaman itu kemudian menyebar luas ke berbagai platform media sosial hingga viral.

Narasi yang berkembang membuat sebagian warga percaya bahwa kejadian tersebut bersifat mistis.

Saat ini, Polres Sinjai masih melakukan pendalaman terhadap kedua remaja tersebut.

Kepolisian mengedepankan langkah pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.

Warga diminta tidak mudah percaya dan tidak ikut menyebarkan konten yang belum jelas kebenarannya karena dapat menimbulkan keresahan dan dampak sosial yang luas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan tidak ikut menyebarkan informasi atau video yang belum jelas kebenarannya. Gunakan media sosial secara bertanggung jawab agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar