0%
Jumat, 09 Januari 2026 17:20

Basarnas Makassar Kerahkan KM Kamajaya Untuk Cari 3 Nelayan yang Hilang di Perairan Pangkep

Editor : Alif
Basarnas Makassar Kerahkan KM Kamajaya Untuk Cari 3 Nelayan yang Hilang di Perairan Pangkep
ist

Namun sejak saat itu tidak ada kabar hingga laporan diterima oleh pihak berwenang.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Tiga orang nelayan dilaporkan hilang setelah mengalami kecelakaan laut di perairan Pulau Banawayya, Kecamatan Liukang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Ketiga nelayan tersebut masing-masing bernama Jumadi (31), Rudi (26), dan Mursalim (38). Hingga Jumat, 9 Januari 2026, keberadaan mereka belum diketahui.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan ketiga nelayan tersebut berangkat melaut pada Rabu pagi, 7 Januari 2026.

Baca Juga : Sudah Dua Hari Tak Pulang, Nelayan Wajo Dilaporkan Hilang di Laut

Namun sejak saat itu tidak ada kabar hingga laporan diterima oleh pihak berwenang.

“Sejak menerima laporan, kami langsung melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan SROP Makassar dan SROP Selayar untuk menginformasikan kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian,” ujar Andi Sultan saat dikonfirmasi, Jumat, 9 Januari 2026.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk membantu memantau titik terakhir keberadaan kapal nelayan jenis jolloro yang digunakan oleh ketiga korban.

Baca Juga : Warga yang Hilang Saat Menyebrang Sungai di Gowa Akhirnya Ditemukan Setelah Tiga Hari Pencarian

“Kami meminta kapal-kapal yang melintas agar turut melakukan pemantauan dan melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan kapal atau korban,” jelasnya.

Selain itu, Basarnas Makassar juga mengerahkan Kapal Negara KN SAR Kamajaya 104 serta tim rescue beserta peralatan pendukung untuk melakukan penyisiran di perairan sekitar Pulau Banawayya.

“Kami mengerahkan tim dan peralatan pendukung guna memaksimalkan proses pencarian di area perairan tersebut,” kata Sultan.

Baca Juga : Perahu Terbawa Arus hingga Selayar, Tiga Nelayan Pangkep Selamat

Dalam pelaksanaan operasi pencarian, tim SAR menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama kondisi cuaca yang tidak menentu serta gelombang laut yang cukup memengaruhi jarak pandang dan pergerakan kapal.

“Kondisi cuaca yang berubah-ubah dan gelombang laut menjadi tantangan dalam proses pencarian,” ujarnya.

Meski demikian, upaya pencarian tetap dilakukan secara optimal dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan seluruh personel yang terlibat.

Baca Juga : Menyeberang Waduk dengan Perahu, Pria 60 Tahun Dinyatakan Hilang

Andi Sultan juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang saat ini melanda wilayah perairan Sulawesi Selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar