0%
Minggu, 11 Januari 2026 18:21

Pengamat Nilai Konsolidasi DPD II Perkuat Posisi Appi di Musda Golkar

Editor : Alif
Pengamat Nilai Konsolidasi DPD II Perkuat Posisi Appi di Musda Golkar
ist

Menurut Nurmal, soliditas dukungan tersebut menunjukkan keberhasilan Appi membangun kepercayaan di tingkat akar rumput partai.

PORTALMEDIA.ID – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung akhir Januari 2026, posisi Munafri Arifuddin kian menguat sebagai kandidat terdepan calon ketua.

Dukungan mayoritas DPD II kabupaten dan kota disebut pengamat sebagai cerminan kuatnya legitimasi, kapasitas, dan performa politik Appi di internal partai.

Pengamat politik sekaligus Direktur Nurani Strategic Consulting, Dr. Nurmal Idrus, menilai derasnya arus dukungan DPD II kepada Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar tersebut bukan sekadar dinamika biasa, melainkan sinyal kuat keunggulan Appi dibanding figur lain yang berpotensi maju.

Baca Juga : Pengamat Unhas Sebut Dukungan DPD II Golkar Bukti Munafri Diinginkan Kader Jadi Nahkoda Baru

“Bertambahnya dukungan dari mayoritas DPD II ini semakin mempertegas posisi Munafri Arifuddin sebagai figur paling kuat dan paling siap dalam kontestasi Musda Golkar Sulsel,” kata Nurmal, Minggu (11/1/2026).

Hingga kini, sebanyak 21 dari total 24 DPD II Partai Golkar di Sulawesi Selatan telah secara terbuka menyatakan dukungan kepada Appi. Dukungan terbaru datang dari DPD II Partai Golkar Kabupaten Luwu Timur dan Toraja Utara, yang semakin memperkokoh posisi politiknya.

Menurut Nurmal, soliditas dukungan tersebut menunjukkan keberhasilan Appi membangun kepercayaan di tingkat akar rumput partai, sekaligus menegaskan kemampuannya mengonsolidasikan kekuatan Golkar secara menyeluruh.

Baca Juga : DPR Proyeksikan IKN Berfungsi Penuh sebagai Pusat Pemerintahan 2028

“Solidnya dukungan DPD II ini mencerminkan konsolidasi internal yang sehat. Ini juga menandakan bahwa Golkar Sulsel sedang mencari figur pemimpin yang mampu menyatukan kekuatan dan membawa partai kembali solid,” ujarnya.

Ia menilai, dukungan 21 DPD II bukan sekadar angka, melainkan simbol kehendak kolektif kader daerah untuk menghadirkan regenerasi kepemimpinan di tubuh Partai Golkar Sulsel.

“Dalam tradisi Golkar, suara DPD II adalah pemegang kunci. Ketika 21 DPD II sudah menyatakan sikap, itu berarti Appi berhasil membangun simpul kepercayaan yang sangat kuat di daerah,” jelas Nurmal.

Baca Juga : Kader DPD II Golkar Temui Plt Ketua Golkar di Jakarta, Solid Dukung Munafri di Musda DPD I

Lebih jauh, Nurmal menilai keunggulan Appi tidak hanya terletak pada kekuatan dukungan struktural, tetapi juga pada performa dan rekam jejak kepemimpinannya. Keberhasilannya memimpin DPD II Partai Golkar Kota Makassar serta pengalamannya sebagai Wali Kota Makassar dinilai menjadi referensi penting bagi DPD II lain di Sulawesi Selatan.

“Para Ketua DPD II melihat Appi sebagai figur yang membawa energi baru. Ia memiliki kemampuan manajerial organisasi, pengalaman pemerintahan, serta logistik politik yang relatif stabil. Ini adalah modal penting untuk menghadapi tantangan politik dan pemilu ke depan,” ungkapnya.

Nurmal juga menilai menguatnya dukungan dari berbagai wilayah, termasuk Luwu Timur dan Toraja Utara, menandakan bahwa basis dukungan Appi tidak terpusat di satu kawasan saja.

Baca Juga : Jelang Musda Golkar Sulsel, Tersisa Empat DPD II Belum Serahkan Dukungan

“Ini menunjukkan Appi diterima sebagai figur pemersatu, jalan tengah yang mampu merangkul berbagai faksi di internal Golkar Sulsel yang selama ini dikenal dinamis,” katanya.

Dengan dukungan mayoritas tersebut, Nurmal menilai peluang Appi untuk terpilih sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel berada di atas angin. Bahkan, ia menyebut kemungkinan terpilih secara aklamasi terbuka lebar jika tidak muncul dinamika signifikan menjelang Musda.

“Secara matematis dan politik, posisi Appi sangat sulit dibendung. Ia sedang berada di puncak performa politiknya,” ujarnya.

Baca Juga : Golkar Luwu Utara Nyatakan Dukungan ke Munafri di Musda

Meski demikian, Nurmal mengingatkan bahwa satu faktor penting tetap perlu diperhatikan, yakni komunikasi dan pendekatan dengan Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar di Jakarta.

“Meski dukungan DPD II sudah mencapai sekitar 81 persen, keputusan akhir tetap melibatkan DPP. Biasanya DPP bersikap realistis, tetapi faktor ini tidak boleh diabaikan,” katanya.

Menurutnya, jika Appi mampu menjaga soliditas daerah sekaligus membangun sinergi dengan DPP, maka peluangnya untuk menakhodai Golkar Sulsel pada Musda mendatang akan semakin terbuka lebar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar