PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - SMA Islam Athirah 1 Makassar resmi memulai rangkaian Sertifikasi Al-Qur'an bagi peserta didik kelas XII.
Kegiatan diawali dengan tahap pra-sertifikasi
pada 26–28 Januari 2026 di lingkungan sekolah, sebagai persiapan menuju ujian utama yang akan digelar di Hotel Arthama Makassar pada Februari mendatang.
Program ini bertujuan untuk memastikan seluruh calon lulusan memiliki kualitas bacaan yang tartil, tajwid yang tepat, serta hafalan yamg mutqin (kuat).
Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar, Tawakkal Kahar, S.Pd.,M.Pd menegaskan bahwa sertifikasi Al-Qur'an bukan kegiatan seremonial, melainkan instrumen penjagaan kualitas yang terukur.
"Kami ingin memastikan setiap anak yang lulus dari SMA Islam Athirah 1 Makassar memiliki standar bacaan yang benar sesuai tajwid, bukan hanya sekadar bisa membaca," ujarnya.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Ummi Foundation yang mendatangkan beberapa trainer untuk mendampingi peserta didik secara langsung di sekolah.
Kehadiran pihak eksternal ini bertujuan untuk memperkuat standardisasi pembinaan serta menjamin objektivitas penilaian pada tahap pra-sertifikasi, meliputi aspek makhraj, sifat huruf, hingga kaidah waqaf-ibtida’.
Terdapat tiga tujuan utama dari sertifikasi ini, yaitu Standarisasi untuk mengukur bacaan siswa agar sesuai kaidah tajwid yang dapat dipertanggungjawabkan; Motivasi untuk mendorong kebiasaan tilawah dan murajaah berkelanjutan bagi siswa; serta Jaminan yang menjadi syarat kelulusan sekaligus identitas lulusan Athirah yang memiliki karakter Qur'ani.
Tawakkal Kahar menambahkan bahwa program ini merupakan wujud komitmen sekolah dalam membina karakter peserta didik melalui Al-Qur'an.
"Athirah ingin meluluskan anak-anak yang siap bersaing secara akademik, namun tetap punya fondasi ruhiyah. Sertifikasi Al-Qur'an ini menjadi salah satu ikhtiar konkret untuk menjaganya," jelas Tawakkal saat membuka kegiatan di Masjid lantai 8, Senin (26/1/2026).
Puncak rangkaian kegiatan berupa ujian sertifikasi akan dilaksanakan pada 2–4 Februari 2026. Pemilihan lokasi di luar lingkungan sekolah dimaksudkan agar para peserta didik dapat mengikuti ujian dengan suasana yang lebih kondusif dan fokus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
