0%
Senin, 02 Februari 2026 12:37

Diterjang Ombak Tinggi, Nelayan di Makassar Dilaporkan Hilang

Editor : Alif
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran dalam operasi pencarian seorang nelayan yang dinyatakan hilang di perairan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (2/2/2026).
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran dalam operasi pencarian seorang nelayan yang dinyatakan hilang di perairan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (2/2/2026).

Nelayan Dilaporkan Hilang Saat Melaut di Makassar

PORTALMEDIA – Seorang nelayan bernama Yanto (35) dilaporkan hilang saat melaut di perairan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (2/2/2026). 

Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian meski terkendala cuaca ekstrem dan gelombang laut tinggi. 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Yanto yang merupakan nelayan setempat terakhir terlihat saat memasang jaring ikan di sekitar bibir Pantai Bosowa.

Namun hingga waktu yang ditentukan, korban tidak kembali ke rumah sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Fadli Tahar, mengatakan laporan hilangnya korban diterima setelah keluarga merasa khawatir karena Yanto tak kunjung pulang dari melaut.

“Peristiwa ini terjadi saat kondisi cuaca sedang tidak bersahabat, dengan gelombang laut yang cukup tinggi,” ujar Fadli kepada awak media, Senin. 

Ia mengungkapkan, proses pencarian menghadapi sejumlah kendala akibat ombak tinggi dan angin kencang yang melanda wilayah perairan Makassar dalam beberapa hari terakhir.

“Kendala utama saat ini adalah faktor cuaca. Oleh karena itu, pencarian dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan serta koordinasi intensif dengan seluruh unsur terkait,” jelasnya.

Puluhan personel dari tim SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan penyisiran di sekitar bibir pantai dan perairan tempat korban diduga terjatuh. 

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan.

Fadli juga mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan faktor keselamatan sebelum melaut, mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. 

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat beraktivitas di laut,” tegasnya.

Diketahui, cuaca ekstrem yang melanda Kota Daeng dalam beberapa hari terakhir juga menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat angin kencang serta kejadian pohon tumbang di beberapa titik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer