0%
Senin, 02 Februari 2026 15:25

Pakar Harvard Beberkan Jenis Makanan yang Berdampak Buruk bagi Kesehatan Otak

Editor : Kimel
Pakar Harvard Beberkan Jenis Makanan yang Berdampak Buruk bagi Kesehatan Otak
ist

Tanpa disadari, sejumlah makanan yang kerap dikonsumsi bisa memicu peradangan di otak, melemahkan konsentrasi, dan memperburuk daya ingat.

PORTALMEDIA.ID -- Apa yang kita konsumsi sehari-hari ternyata berperan besar terhadap kesehatan otak.

Bukan hanya memengaruhi kodisi fisik, makanan juga berdampak langsung pada daya ingat, fokus, hingga suasana hati.

Hal ini diungkapkan oleh dr. Uma Naidoo, ahli gizi sekaligus pakar kesehatan otak dari Harvard, dalam sebuha artikel yang membahas tentang kaitan erat antara pola makan dan fungsi otak.

Menurutnya, tanpa disadari, sejumlah makanan yang kerap dikonsumsi bisa memicu peradangan di otak, melemahkan konsentrasi, dan memperburuk daya ingat.

Berikut adalah 5 jenis makanan yang disarankan untuk dikurangi atau dihindari demi menjaga otak tetap tajam dan sehat.

1. Gula tambahan

Meskipun otak membutuhkan glukosa untuk energi, konsumsi gula berlebihan dapat berdampak buruk.

Asupan gula yang tinggi dikaitkan dengan penurunan daya ingat serta berkurangnya plastisitas di hippocampus, bagian otak yang berperan penting dalam proses belajar dan memori.

2. Makanan gorengan

Selain tidak baik untuk jantung, gorengan seperti kentang goreng atau ayam goreng juga berdampak pada kesehatan otak.

Lemak tidak sehat dalam makanan tersebut dapat memicu peradangan dan merusak pembuluh darah yang menyuplai oksigen ke otak. Kondisi ini sering dikaitkan dengan penurunan fungsi kognitif dan meningkatkan risiko gangguan suasana hati.

3. Karbohidrat dengan glikemik tinggi

Makanan seperti roti putih, nasi putih, dan pasta olahan cepat diubah menjadi gula oleh tubuh.

Lonjakan gula darah yang drastis ini dapat menyebabkan brain fog (pikiran terasa berkabut), sehingga mengganggu fokus dan konsentrasi.

4. Konsumsi alkohol berlebih

Konsumsi alkohol yang berlebihan dalam jangka panjang berpotensi merusak struktur otak dan meningkatkan risiko demensia.

Dr. Naidoo menekankan pentingnya membatasi komsumsi alkohol, atau bahkan menghindarinya sama sekali untuk menjaga kejernihan berpikir.

5. Daging olahan dengan kandungan nitrat

Bahan pengawet seperti nitrat yang sering ada di sosis, bacon, atau salami, diketahui berkaitan dengan perubahan bakteri di usus.

Perubahan ini dapat memicu peradangan saraf yang berdampak pada keseharan otak, termasuk gangguan suasana hati.

Dr. Naidoo menegaskan bahwa menjaga kesehatan otak tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar.

Mengurangi konsumsi makanan tertentu dan memilih asupan yang lebih seimbang dapat menjadi langkah sederhana namun penting untuk mempertahankan fokus, memori, dan kesehatan mental jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar