0%
Sabtu, 16 Mei 2026 14:22

Prabowo Santai Rupiah Melemah: Rakyat di Desa Tidak Pakai Dolar!

Editor : Agung
Prabowo Santai Rupiah Melemah: Rakyat di Desa Tidak Pakai Dolar!
ist

Prabowo menegaskan bahwa fokus utama masyarakat desa adalah pemenuhan kebutuhan pokok, bukan fluktuasi mata uang asing.

PORTALMEDIA – Presiden Prabowo Subianto menanggapi dengan tenang tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terjadi belakangan ini. Menurut Prabowo, anjloknya nilai tukar mata uang Garuda tidak memberikan dampak langsung bagi masyarakat di tingkat akar rumput, khususnya di pedesaan.

Prabowo menegaskan bahwa fokus utama masyarakat desa adalah pemenuhan kebutuhan pokok, bukan fluktuasi mata uang asing.

"Rupiah begini, dolar begini, apa? Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan? Pangan aman, energi aman, ya. Banyak negara panik, Indonesia masih oke," ujar Prabowo di sela-sela peresmian Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).

Kritik Narasi 'Collapse'

Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menyentil pihak-pihak yang kerap melontarkan narasi pesimis mengenai kondisi ekonomi nasional. Ia meminta publik tidak perlu cemas berlebihan karena ketahanan ekonomi Indonesia, terutama di sektor pangan dan energi, masih relatif stabil di tengah ketidakpastian global.

"Jadi, saya yakin sekarang ada yang selalu entah apa saya enggak mengerti. Sebentar-sebentar Indonesia akan collapse, akan chaos. Tapi nyatanya kita masih terjaga dengan baik," tegasnya.

Sentil Elite Politik

Selain menyinggung soal ekonomi, dalam kesempatan yang sama Prabowo juga menyoroti loyalitas masyarakat Indonesia terhadap NKRI yang dinilainya tetap teguh. Namun, ia memberikan catatan kritis bagi para unsur pimpinan atau elite yang dinilai kerap abai terhadap kepentingan bangsa setelah mendapatkan jabatan.

Ia menyayangkan sikap segelintir pimpinan yang fasih berteriak tentang nasionalisme namun kebijakan yang diambil tidak berpihak pada rakyat kecil.

"Banyak unsur pimpinan teriak-teriak NKRI, tapi begitu punya kekuasaan tidak berpihak kepada bangsa sendiri, tidak berpihak kepada rakyat Indonesia," imbuhnya.

Kondisi Terkini Rupiah

Berdasarkan data pasar pada Sabtu (16/5), nilai tukar rupiah berada di level Rp17.592 per dolar AS. Angka ini sedikit menguat dibandingkan penutupan perdagangan pada Jumat (15/5) yang sempat menyentuh level Rp17.614 per dolar AS.

Meskipun berada di angka yang cukup tinggi, pemerintah terus memastikan bahwa ketersediaan stok pangan nasional menjadi prioritas utama agar daya beli masyarakat di daerah tetap terjaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer