PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Melihat adanya kasus perusahaan jasa travel nakal alias bodong, Ketua Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (Asita) Sulawesi Selatan (Sulsel), Didi Leonardo Manamba memberikan tips terhindar dari oknum-oknum perusahaan nakal tersebut.
Tips pertama menurut Didi adalah bagi calon pengguna jasa travel yaitu jangan mudah terpengaruh dengan harga yang murah.
"Selanjutnya lakukan perbandingan harga paket liburan dari berbagai jasa travel di internet, apabila misalnya dari 10 jasa travel, ada satu dengan harga murah dan jomplang, maka itu patut dicurigai, ujar Didi, sapaan akrabnya, kepada portalmedia, Rabu (28/9/2022).
Baca Juga : Dimutasi Andi Sudirman, ASITA Sulsel Apresiasi Kinerja Devo Khadafi Majukan Pariwisata Sulsel
"Kan banyak harga tiket bisa dilihat di internet, kenapa harga tiketnya ini sama dengan harga paket tournya ini, berarti kenyataan dia nombok, agar banyak yang tertarik dan melakukan pembayaran," bebernya.
Direktur Iramasuka Tours & Travel tersebut juga menyarankan, untuk tidak melirik perusahaan jasa travel hanya karena dipromosikan oleh selebgram.
"Makanya jangan hanya karena dilihat selebgram atau orang yang terkenal ikut mempromosikan hal tersebut, sehingga ikut-ikutan juga," ujarnya.
Baca Juga : 10 Fakta Dugaan Penipuan SLV Travel, Owner Jadi Tersangka UU ITE
Selain itu, lanjutnya, konsumen memang haruslah jeli dalam melihat perusahaan jasa travel, salah-satu caranya dengan menanyakan izinnya baik kepada perusahaan maupun pemerintah setempat.
"Jelilah melihat apakah travel ini memiliki izin resmi dari pemerintah, hal ini bisa dilakukan dengan bertanya je pemerintah daerahnya, pak saya mau beli paket di itu travel, adaji izin nya memang kah?," ujarnya mencontohkan.
Tambahnya lagi, tanyakan juga apakah perusahaan jasa travel tersebut tergabung dengan organisasi atau asosiasi jasa travel yang diakui oleh pemerintah seperti Asita.
Baca Juga : Tawarkan Harga Paket Wisata Tak Wajar, Bos SLV Travel Terancam 6 Tahun Penjara
"Bertanya lah, apakah travel ini anggota asosiasi," kata salah satu pengurus Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Sulsel ini
Tips terakhir yang diberikan oleh salah-satu Dosen Luar Biasa di Politeknik Pariwisata Negeri Makassar (Poltekpar) adalah dengan berkonsultasi di Kantor Asita langsung.
"Asita ini ada kantor, bisalah konsultasi, Asita itu berkantor di Dinas Pariwisata (Sulsel), sehingga mudah ditemukan, kalau sudah bertanya ke Asita dan peroleh jawabannya, semoga memudahkan masyarakat saat memilih perusahaan jasa travel," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News