MAKASSAR, portalmedia.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah sukses merampungkan kegiatan Bimbingan dan Pelatihan Muballigh. Sebanyak 450 peserta yang terdiri dari imam kelurahan, unsur organisasi kemasyarakatan keagamaan, serta para muballigh dari berbagai wilayah mengikuti program ini selama tujuh hari, sejak 26 Juni hingga 2 Juli 2026, di Makassar Golden Hotel.
Kepala Bagian Kesra Setda Kota Makassar, Muhammad Syarief, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam meningkatkan kompetensi para tokoh agama. Menurutnya, tantangan dakwah di era sekarang memerlukan muballigh yang tidak hanya mendalam secara ilmu agama, tetapi juga mampu menjadi figur pemersatu.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan para muballigh dan imam kelurahan yang semakin berkualitas, memiliki pemahaman keislaman yang kuat, serta mampu menyampaikan dakwah yang menyejukkan dan mencerahkan masyarakat," ujar Muhammad Syarief.
Baca Juga : Melinda Aksa Perkuat Kiprah Makassar di Rakernas APEKSI Lewat Program Lingkungan dan Pemberdayaan
Selama satu pekan, para peserta dibekali dengan berbagai materi esensial, mulai dari Tahsinul Qur'an, tafsir, hadis, hingga fiqih khilafiah dan penguatan aqidah. Materi-materi tersebut dirancang agar peserta dapat menyebarkan pesan keagamaan yang moderat dan menjadi teladan di lingkungan sosialnya.
Apresiasi tinggi datang dari para peserta, salah satunya Herlin, Imam Kelurahan Melayu Baru, yang mengaku mendapatkan manfaat besar, terutama pada aspek teknis bacaan Al-Qur'an. Senada, Jumardi dari Ikatan Dai Muda Indonesia (IDMI) menyampaikan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Makassar atas terselenggaranya pelatihan ini.
"Kami diberikan materi-materi yang baru dan dapat berdiskusi langsung dengan sesama muballigh serta bertukar pengalaman dalam berdakwah. Kegiatan seperti ini sangat baik dan bermanfaat, sehingga kami berharap dapat terus dilaksanakan di masa mendatang," tutur Jumardi.
Baca Juga : Munafri Arifuddin dan Melinda Aksa Kompak Ikuti Rangkaian Agenda Rakernas APEKSI di Medan
Syarief menambahkan, Pemkot Makassar akan terus mendorong ekosistem pembinaan keagamaan yang berkelanjutan. Ia yakin bahwa dengan kualitas muballigh yang mumpuni, dampaknya akan dirasakan langsung oleh warga melalui terjaganya kerukunan dan harmonisasi kehidupan di Kota Makassar. (red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

