PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – PT PLN (Persero) terus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam mendukung keandalan pasokan listrik dan percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan daerah.
Komitmen tersebut dibahas dalam audiensi antara jajaran General Manager PLN se-Sulawesi Selatan dengan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, drg. Andi Rachmatika Dewi, Jumat (7/8).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, GM PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar, Edyansyah, serta GM PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi, Fermi Trafianto.
Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, drg. Andi Rachmatika Dewi yang akrab disapa Ibu Cicu, menyambut baik kunjungan jajaran PLN. Menurutnya, DPRD memiliki peran sebagai jembatan aspirasi masyarakat, termasuk dalam menyampaikan berbagai masukan terkait pelayanan dan keandalan kelistrikan.
"Sebagai wakil rakyat, kami menjadi jembatan aspirasi masyarakat terkait keandalan dan pelayanan kelistrikan di Sulawesi Selatan dengan pihak PLN. Jadi apabila saya sering berkoordinasi dan meminta bantuan, harap dimaklumi, karena hal tersebut merupakan bagian dari upaya kami memperjuangkan kebutuhan masyarakat," ujarnya.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan apresiasi atas dukungan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan terhadap berbagai program pembangunan ketenagalistrikan yang dijalankan PLN.
Menurutnya, dukungan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Kolaborasi dan dukungan dari DPRD menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan dengan baik. Sinergi ini kami harapkan terus terjalin sehingga mampu menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin andal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Aditya.
Pada kesempatan tersebut, Adiyta juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat PLTM Salu Noling berkapasitas 2 x 5 MW (10 MW) ditargetkan segera beroperasi secara komersial.
Pembangkit listrik tenaga minihidro tersebut akan menambah pasokan energi baru terbarukan ke Sistem Sulawesi Selatan sekaligus memperkuat keandalan pasokan listrik, khususnya dalam mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik dan tantangan pasokan pada musim kemarau.
Kehadiran PLTM Salu Noling menjadi salah satu wujud komitmen PLN dalam mendukung transisi energi melalui pemanfaatan energi baru terbarukan yang andal dan berkelanjutan.
Sinergi bersama DPRD Provinsi Sulawesi Selatan merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Kolaborasi yang erat dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan juga menjadi salah satu kunci dalam mendukung agenda transformasi PLN, memperkuat ketahanan energi nasional, serta mempercepat transisi menuju pemanfaatan energi baru terbarukan.
Melalui sinergi ini, PLN dan DPRD Sulsel optimistis dapat menghadirkan layanan listrik yang lebih andal, berkualitas, dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
