0%
Minggu, 02 Oktober 2022 16:45

MUI Sulsel Gaungkan Teknik Dakwah Lewat Digital kepada Para Mubaligh

Editor : Gita Oktaviola
MUI Sulsel Gaungkan Teknik Dakwah Lewat Digital kepada Para Mubaligh
ist

Untuk memasifkan program dakwah, MUI Sulsel aktif mensosialisasikan teknik berdakwah lewat digital untuk para mubaligh

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel gencar mensosialisasikan teknik dakwah lewat digital kepada para mubaligh. Hal ini dilakukan karena melihat semakin banyaknya pengguna media sosial.

Menurut Asnawin Aminuddin, Anggota Komisi dan Informasi (Kominfo) MUI Sulsel bahwa pihaknya menggaungkan ini sebagai bentuk syiar kepada masyarakat.

"Kita sekarang sudah berada di era informasi, era internet, era media sosial, maka dakwah pun harus masuk ke internet, harus masuk ke media sosial. Para da’i, para muballigh harus paham dunia internet, dunia medsos, dan harus masuk berdakwah di sana melalui dakwah digital,” ucapnya.

Baca Juga : Mengenal Digital Minimalism, Gaya Hidup Mindful di Era Serba Digital

Ajakan itu disampaikannya saat membawakan materi “Digitalisasi Dakwah” pada Refresing Muballigh dan membentuk Komite Dakwah Khusus (KDK) yang diadakan MUI Kabupaten Pangkep, di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Pangkep, Kamis, 29 September 2022.

Asnawin mengatakan, pengguna internet di Indonesia rata-rata menggunakan internet sekitar delapan jam per hari, dan pengguna medsos rata-rata menghabiskan waktu 3 jam, 26 menit setiap hari.

“Sudah saatnya dakwah dengan media sosial, dakwah bil medsos, digarap dengan serius dan konsisten oleh kalangan pendakwah,” kata Asnawin yang juga Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel.

Baca Juga : THRIVE Talenta Digital Telkomsel Bekali Mahasiswa UNHAS Hadapi Era AI dan Data Analytics

Dibandingkan dengan dakwah kovensional, lanjutnya, ada beberapa kelebihan berdakwah dengan menggunakan media sosial, antara lain jangkauan jamaah yang lebih luas, serta bisa dinikmati kapan pun dan dimana pun.

“Jika tidak, maka dakwah Islam akan dilakukan oleh mereka yang tidak memahami Islam yang sesungguhnya, karena bisa jadi dakwah Islam akan dilakukan oleh mereka yang bukan ahlinya. Bisa jadi dakwah melalui media sosial akan dilakukan oleh mereka yang belum memahami Islam secara kaffah,” ujar Asnawin.

Dia menambahkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam berdakwah di media social, antara lain konten harus bermanfaat dan menunjukkan Islam yang damai, konten harus berisi sesuatu yang menarik, serta dakwah perlu dilakukan dengan responsif atau menyesuaikan dengan trend.

Baca Juga : Forum SKPD Makassar Dorong Modernisasi dan Transformasi Digital Tata Kelola Kearsipan

“Dakwah juga sebaiknya menyesuaikan dengan tren atau hal-hal terbaru yang digandrungi masyarakat dan sedang jadi pembicaraan, serta dilakukan dengan responsif atau memancing umpan balik dari masyarakat,” kata Asnawin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar