0%
Senin, 19 Oktober 2026 06:07

Pertamina AFT Hasanuddin Perkuat Pencegahan Karhutla di Kebun Raya Pucak

Editor : Kimel
Pertamina AFT Hasanuddin Perkuat Pencegahan Karhutla di Kebun Raya Pucak
ist

Kegiatan ini menggabungkan upaya perlindungan kawasan konservasi dengan peningkatan kapasitas masyarakat.

PORTALMEDIA.ID, MAROS - Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin terus memperkuat komitmen pelestarian lingkungan melalui program Hutan Pertamina di Kebun Raya Pucak, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Bersama Manggala Agni Daops I Sulawesi, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan, pengelola Kebun Raya Pucak, serta masyarakat Desa Tompobulu, Pertamina melaksanakan kegiatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus mengembangkan inovasi ramah lingkungan berupa pemanfaatan bawang merah sebagai bahan dasar auksin alami, Senin (12/10).

Kegiatan ini menggabungkan upaya perlindungan kawasan konservasi dengan peningkatan kapasitas masyarakat. Melalui edukasi dan praktik langsung, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai pencegahan kebakaran, kesiapsiagaan, deteksi dini, serta langkah awal dalam merespons potensi karhutla.

Sebanyak 15 pengelola UPT Kebun Raya Pucak dan 16 perwakilan masyarakat Desa Tompobulu mengikuti kegiatan yang dipandu Manggala Agni Daops I Sulawesi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan keberlanjutan kawasan konservasi memerlukan kolaborasi yang konsisten antara perusahaan, pemerintah, tenaga teknis, dan masyarakat.

"Melalui program Hutan Pertamina di Kebun Raya Pucak, kami ingin mendukung upaya pelestarian lingkungan yang memberikan manfaat nyata bagi kawasan dan masyarakat sekitarnya. Pencegahan karhutla menjadi langkah penting untuk melindungi keanekaragaman hayati," ujar Lilik.

Dalam kegiatan tersebut, Manggala Agni Daops I Sulawesi memberikan pemahaman teknis mengenai faktor penyebab kebakaran, langkah pencegahan, dan pentingnya respons cepat ketika ditemukan indikasi kebakaran.

Sudarwanto dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sulawesi, Seksi Wilayah I Makassar/Manggala Agni Daops I Sulawesi, menyampaikan kesiapsiagaan masyarakat merupakan salah satu kunci dalam mencegah meluasnya kebakaran.

"Pencegahan merupakan langkah paling penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat memiliki peran yang sangat strategis karena berada di sekitar kawasan. Dengan pengetahuan dan kesiapsiagaan yang baik, potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani lebih awal," ungkap Sudarwanto.

Selain pencegahan karhutla, kegiatan ini juga memperkenalkan pemanfaatan bawang merah sebagai bahan dasar auksin alami atau zat pengatur tumbuh (ZPT). Inovasi ini dikembangkan sebagai alternatif bahan pendukung pertumbuhan tanaman, terutama untuk membantu proses perbanyakan dan pemeliharaan koleksi tanaman di Kebun Raya Pucak.

Ketua UPT Kebun Raya Pucak, Thamrin, mengapresiasi kolaborasi yang terbangun melalui program tersebut.

"Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi dan pelatihan, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi gerakan bersama dalam menjaga Kebun Raya Pucak," ungkap Thamrin.

Program Hutan Pertamina di Kebun Raya Pucak sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 15 tentang Ekosistem Daratan dan SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar

Populer