0%
Rabu, 05 Oktober 2022 14:20

Protes Aktivitas Tambang Pasir Laut, Perempuan Kodingareng Bawa Gurita Raksasa di Depan Kantor Gubernur

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rasdiyanah
Aksi unjuk rasa berlangsung di depan Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (5/10/2022). Foto: Portalmedia/reza
Aksi unjuk rasa berlangsung di depan Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (5/10/2022). Foto: Portalmedia/reza

Sejumlah perempuan dari Pulau Kodingareng menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulsel. Dengan membawa replika gurita raksasa, mereka menyuarakan kondisi kawasan Spermode yang merugi akibat dari aktivitas tambang pasir laut.

Juru Kampanye Laut Green Peace Indonesia, Afdilah menambahkan, pengesahan UU Cipta Kerja juga berdampak bagi kaum perempuan di Pulau Kodingareng.

"Jadi yang kita harapkan adalah UU cipta kerja ini harus disadari memberikan dampak negatif pada masyarakat. Sehingga harus dievaluasi dan harus dibatalkan," ujarnya.

"Karena tidak hanya masyarakat Kodingareng tapi hampir di seluruh wilayah Indonesia terjadi eksploitasi terhadap sumber daya alam khususnya laut," lanjut Afdilah. 

Baca Juga : Bupati dan DPRD Lutim Dukung PT Vale Buka Ruang Dialog bersama Masyarakat Tanamalia

Afdilah menyuarakan bahwa walaupun aktivitas tambang pasir laut sudah berhenti sejak 2 tahun lalu, namun dampak dari itu masih sangat dirasakan masyarakat Pulau.

"Kita mencoba mendukung perjuangan yang dilakukan oleh perempuan-perempuan Kodingareng. Karena ini sudah dimulai dari 2 tahun yang lalu dan hari ini dampaknya masih dirasakan. Ini adalah salah satu bentuk perwakilan dari masyarakat sebenernya," jelas Alfadilah

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer