0%
Minggu, 09 Oktober 2022 22:42

Pekerja Migran Asal Sulsel Dilaporkan Hilang Diterkam Buaya di Sungai Malaysia

Editor : Rasdiyanah
ilustrasi. Foto: istock
ilustrasi. Foto: istock

Seorang pekerja migran asal Sulsel, bernama Jumanai (28) dilaporkan hilang dan diterkam buaya di sungai Marampok Sarawak, Malaysia.

PORTALMEDIA.ID, MALAYSIA - Seorang pekerja migran Indonesia asal Desa Bontokadatto, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Sulawesi Selatan, bernama Jumanai (28) dilaporkan hilang.

Jumanai hilang usai diterkam biaya saat mancing ikan di Sungai Merampok Sarawak, Malaysia.

Konsul Jenderal Republik Indonesia, Raden Sigit Witjaksono, mengatakan mereka telah mendapat laporan dari pihak berwenang Sarawak.

Baca Juga : Malaysia Mau Bangun Jembatan ke Indonesia, Jarak Tampuh Cuma 40 Menit!

“Benar kami telah mendapat laporan tentang seorang pekerja kebun kelapa sawit yang merupakan warga Negara Indonesia telah diterkam buaya di Sungai Merampok di daerah Lawas, Limbang Sarawak,” kata Sigit dari kumparan, Minggu (9/10/2022).

Sigit mengatakan, mereka sedang mendalami dan terus melakukan koordinasi dengan pihak berwenang Sarawak.

“Menurut laporan yang kami terima, musibah itu terjadi pagi tadi waktu Malaysia saat korban sedang memancing di Sungai Merampok," ujar dia.

Baca Juga : Pertama di Asia, Malaysia Luncurkan Umrah Naik Kapal Pesiar, Siap Berlayar Januari 2026

"Korban diketahui disambar dan diseret buaya ke dalam air, sehingga rekannya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang Sarawak untuk mendapatkan pertolongan,” kata Sigit.

Sementara Balai Bomba dan Penyelamat Lawas, tim SAR dan kepolisian setempat langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk menolong dan mencari korban.

Belum Ditemukan

Korban hingga saat ini belum ditemukan. Namun, berdasarkan penelusuran dari paspor korban, korban merupakan PMI ilegal karena paspornya sudah kedaluwarsa.

Baca Juga : Sulsel Raih Provinsi Terbaik Pertama di Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan 2025

Korban sudah berada di Sarawak, Malaysia sejak sembilan bulan lalu. Ia berangkat dari Nunukan (Kalimantan Utara) menuju Tawau (Sungai Nyamuk) secara ilegal. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar