"Petugas yang mengurus kami, kami doakan juga semoga sehat selalu. Aamiin," harapnya.
Rangkaian safari wukuf diawali dengan niat haji di atas bus. Setelah semua jemaah ditempatkan di bus, konsultan atau pembimbing ibadah memandu pembacaan niat.
Sepanjang jalan menuju Arafah, jemaah melantunkan zikir dan talbiyah. Setibanya di Arafah, dan setelah masuk Zuhur, dibacakan khutbah wukuf.
Baca Juga : Cuaca Panas dan Beban Pesawat, Kadaker Bandara Imbau Jemaah Tertib Barang Bawaan
Salah satu khotib di bus 1 adalah KH Wazir Ali. Dalam pesannya, Kiai Wazir berpesan bahwa Arafah sebagai hari teramat mulia. Allah mengabulkan doa yang dipanjatkan hamba-Nya
"Tanah Arafah diimpikan berjuta umat Islam di seluruh dunia. Tanah yang pada hari ini, Allah janjikan untuk menjauhkan kita dari api neraka," ujarnya.
Menurutnya, Rasul bersabda, "Tidaklah Allah membebaskan hamba-hambaNya dari neraka melebihi ketika Hari Arafah."
Baca Juga : Catat! Barang Ini Dilarang Masuk Koper Bagasi Jemaah
Lantas, siapa yang Allah pilih diampuni dosa-dosanya? Rasul bersabda, "Barangsiapa yang berhaji ke Baitullah dan tidak berbuat haram dan dosa, niscaya keluarlah ia dari segala dosanya seperti hari ketika ia dilahirkan."
Di hari Arafah, Khotib mengajak jemaah safari wukuf untuk memperbanyak istighfar, memohon ampun kepada Penerima Taubat agar disucikan dari noda, diampuni dari segala dosa.
Usai khutbah, para petugas, baik dari Kemenag maupun Kemenkes, serta jemaah menunaikan Salat Jamak Takdim Qashar, Zuhur dan Ashar. Jemaah menunaikan kewajian salat dengan bertayammum lalu salat sesuai posisi duduk atau baringnya.
Baca Juga : Emas dan Air Zamzam Bawaan Jemaah Haji Dibebaskan Bea Masuk
Setelah salat, semua berdoa dan berzikir. Pukul 15.00, bus safari wukuf meninggalkan Arafah menuju KKHI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News