PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional Office Makassar bersama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Makassar mendorong penggunaan QRIS dalam melakukan transaksi digital di sejumlah pasar yang ada di Makassar.
Menurut Regional CEO BRI Makassar Rahman Arif, melalui gelaran pesta rakyat Simpedes, pihaknya memberdayakan UMKM atau pedagang pasar di 18 pasar tetap dan 7 pasar darurat yang ada di Makassar.
"Kita akan bangun perilaku dan manajemen pasar yang berkembang. Mengikuti perkembangan zaman dengan proses transaksi online melalui aplikasi QRIS," ucapnya kepada awak media di Pasar Pa'Baeng-Baeng, Kamis (20/10).
Baca Juga : FC Barcelona Resmi Gandeng BRI hingga 2027
Yang penting kata Rahman, inovasi UMKM dalam melakukan transaksi digital akan berkontribusi positif dalam peningkatan perekonomian di Sulsel khusunya Makassar.
"Makanya, kemudahan BRI yang diberikan kepada pedagang itu lewat petugas kami. Mereka akan membantu setiap pedagang untuk penggunaan transaksi digital lewat QRIS," bebernya.
Selanjutnya, Rahman menjelaskan, selama empat hari sosialisasi penggunaan QRIS dilakukan, sudah ada sebanyak 5400 pedagang dari 6 pasar yang telah menerapkan pembayaran melalui transaksi digital.
Baca Juga : Gerak Cepat Pemkot Makassar, Resmi Berlakukan QRIS di Pasar, Terminal dan PDAM
"Ini masih akan diupayakan penerapannya. Karena masih ada 19 pasar yang akan dikunjungi untuk penerapan program ini. Kami target 350 pedagang setiap pasar yang menggunakan metode transaksi lewat QRIS," pungkasnya.
Lebih lanjut, Ichsan Abduh Hussein, Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pasar Makassar Raya menyampaikan pentingnya sistem pengelolaan keuangan berbasis digital untuk diterapkan di pasar.
"Karena, inikan juga sejalan dengan program pemerintah Kota Makassar untuk membangun smart city. Nah, untuk mengembangkan pasar supaya kita tidak kalah juga dengan pasar online. Kita tidak kalah juga dengan pasar modern. Disinilah tugas kami, memang berat tugas kami tapi bukan tidak bisa," jelasnya.
Baca Juga : Sambut Lebaran, BRI Siapkan Uang Tunai Rp32,8 Triliun
Makanya tutur Ichsan, dalam waktu dekat, pihaknya akan terus melakukan pengembangan. Seluruh pedagang akan diwajibkan menggunakan QRIS.
"Pelan-pelan nanti kita akan edukasi. Kita akan memberikan pemahaman bahwa apa manfaatnya. Inikan karena mungkin banyak yang belum tau manfaatnya. Inilah pola pikir yang harus kita rubah," pungkasnya.
Nanti katanya, sistem yang akan dibangun serupa Cash Manajemen Sistem (CMS). "Artinya, nanti kita akan siapkan pesonel untuk membantu mereka. Misalnya mereka yang tidak paham nanti orang kami yang membantu untuk melakukan transaksinya," tuturnya.
Baca Juga : BI Gratiskan Biaya Layanan QRIS di RS hingga Tempat Wisata
Sekadar diketahui, Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas pembayaran sangat mendukung langkah langkah yang sudah dilakukan oleh BRI bekerjasama dengan PD Pasar. Saat ini, marchine yang ada di Sulsel sebanyak 729.000 dan pengguna QRIS baru mencapai 369.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News