0%
Sabtu, 22 Oktober 2022 06:33

5.400 Pedagang Pasar Tradisional di Makassar Gunakan QRIS

Editor : Rahma
Sistem pembayaran digital mulai digunakan pedagang pasar tradisional di Makassar/Ist
Sistem pembayaran digital mulai digunakan pedagang pasar tradisional di Makassar/Ist

Tercatat sudah ada 5.400 pedagang yang mendaftar dan menggunakan QRIS.

PORTAL MEDIA. ID, MAKASSAR- Regional CEO BRI Makassar, Rahman Arif mengatakan, pembayaran digital (QRIS) perlahan mulai digunakan para pelaku UMKM di Pasar Tradisional. Tercatat sudah ada 5.400 pedagang yang mendaftar dan menggunakan QRIS.

"Untuk wilayah Pasar Pabaeng-baeng saja sudah ada 350 pengguna, " sebut Rahman belum lama ini di Makassar.

Rahman mengaku berkat bantuan PD Pasar Makassar, Pasar Pabaeng-baeng akan menjadi contoh yang bisa dikembangkan di daerah lain." Ini pertama kali di Indonesia, kami meminta beliau untuk dijadikan agen BRILink. Dengan begini kita sama-sama butuh, sehingga meningkatkan penggunaan QRIS," jelasnya.

Baca Juga : UMKM Sulsel Didorong Kuasai Pasar Digital, Kadiskop UKM: Jangan Hanya Jadi Penonton!

Lanjutnya penggunaan pembayaran digital tersebut bakal membantu banyak para UMKM di pasar tradisional.Dari 18 pasar dan tujuh pasar darurat yang akan dibantu pemberdayaannya.

"UMKM harus berinovasi agar berkontribusi positif untuk perekonomian kita. Nah, ini ada 18 pasar induk dan tujuh pasar darurat yang akan kita berdayakan biar lebih Pede dalam Perubahan," ucapnya.

Sementara Direktur Utama Perumda Pasar Karya, Ichsan Abduh Husein mengaku pihak BRI Regional Makassar telah berupaya mendukung peningkatkan sistem pengelolaan berbasis digital di Pasar Pabaeng-baeng.

Baca Juga : FC Barcelona Resmi Gandeng BRI hingga 2027

"Inilah yang kita harapkan, dan inilah juga harapan dari pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita, bagaimana agar bisa kembangkan pasar lokal agar tidak kalah dengan pasar online maupun pasar modern," terangnya.

Ichsan membeberkan, pihaknya berusaha agar masyarakat mau kembali berbelanja di pasar tradisional. Sebab, banyak orang yang menggantung hidupnya di pasar.

"Kami akan terus berinovasi agar transaksi ekonomi terus meningkat, utamanya setelah masa pandemi.Mulai sekarang harus reborn," bebernya.

Baca Juga : Penghapusan KUR Ditunggu UMKM, DPR Minta Pemerintah Percepat Regulasi

Selain itu, pihaknya juga akan memberikan bimbingan dan bantuan kepada para pedagang utamnya yang belum paham terkait manfaat dan penggunaan QRIS.

"Mungkin sekarang belum tahu apa manfaat dan kegunaannya, ini faktor kebiasaan saja, ini pola pikir akan kita mau ubah supaya mereka tidak kalah dengan transaksi online. Ini adalah tantangan," pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar