0%
Sabtu, 29 Oktober 2022 17:59

Pendaki Danau Slank Gowa Meregang Nyawa, Diduga Tewas karena Hipotermia

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rahma
Warga bersama pemerintah setempat serta TNI-Polri melakukan evakuasi kepada korban lewat jalur Panaikang/Ist
Warga bersama pemerintah setempat serta TNI-Polri melakukan evakuasi kepada korban lewat jalur Panaikang/Ist

Pendaki tersebut diketahui bernama Rahmansyah (21).

PORTAL MEDIA, ID. GOWA- Seorang pendaki kembali dikabarkan meregang nyawa akibat mengalami hipotermia di kawasan Danau Slank Kawasan Lembah Ramma, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Sabtu (29/10/2022).

Informasi yang dihimpun, korban bernama Rahmansyah (21).

Kanit Reskrim Polsek Tinggimoncong, Ipda Abd Haris membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, Rahmansyah melakukan pendakian pada Jumat (28/10/2022), bersama dua rekannya.

Baca Juga : Trouble di Gunung Lompobattang, Satu Pendaki Dievakuasi Tim Sar Gabungan

"Iya benar, satu meninggal dunia salah seorang pendaki di seputaran Danau Slank kawasan Lembah Ramma," ujarnya kepada wartawan, Sabtu petang.

Haris menjelaskan awalnya korban bersama dua orang rekannya melakukan registrasi di jalur pendakian Panaikang untuk menuju Lembah Ramma atau Danau Slank, pada Jumat malam kemarin

Mereka pun tiba di lokasi yang dituju pada Sabtu dini hari. Disana mereka pun mendirikan sebuah tenda.

Baca Juga : Agung Laksono Merasa Bersyukur Kemenkum Belum Terbitkan SK PMI Kubu JK

Sejam setelah mendirikan tenda, korban bersama dua orang temannya tidur. Korban berada di posisi tengah lantaran tidak menggunakan baju.

Sekitar pukul 03:00 Wita, korban ngorok serta mengeluarkan liur sehingga saksi terbangun. Korban diduga mengalami hipotermia.

"Kemudian, saksi minta tolong ke salah satu pendaki lainnya yang berada di sekitar lokasi agar ke Pos Registrasi untuk melaporkan bahwa ada salah satu pendaki yang Hipotermia namun dilihat oleh pendaki lain bahwa korban sudah meninggal dunia," katanya.

Baca Juga : Kemenkum Akui Kepengurusan PMI Pimpinan JK, Agung Laksono Jangan Ganggu

Pukul 06:30 Wita, warga bersama pemerintah setempat serta TNI-Polri melakukan evakuasi kepada korban lewat jalur Panaikang.

Pukul 11:00 wita korban berhasil dievakuasi selanjutnya dibawa ke puskesmas Tinggimoncong untuk menunggu pihak keluarga. Pukul 13:30 wita, korban diantar ke rumah duka bersama tim relawan dan PMI.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer