PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Polemik tujuh Guru Besar Universitas Hasanuddin untuk melakukan pengunduran diri massal sebagai tenaga pengajar dan pembimbing di Program S3 atau Doktoral Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) masih terus berlanjut.
Salah-satu Guru Besar yang mengundurkan diri yaitu Prof. Idrus Taba kepada Portalmedia.id, mengatakan hingga saat ini surat pengunduran diri yang Ia keluarkan bersama 6 tenaga pengajar lainnya belum ditarik atau dibatalkan.
"Pengunduran diri sebagai tenaga pengajar di S3 belum ditarik atau dibatalkan," ungkap Prof Idrus, sapaan akrabnya.
Baca Juga : Mahasiswa Unhas Gagas "Megapolis Water Sensitive" untuk Atasi Krisis Air dan Banjir Perkotaan
Menurutnya, meski telah digelar pertemuan Tim 7 Guru Besar Manajemen dengan Dekan FEB yang difasilitasi oleh Rektor Unhas bersama Wakil Rektor 1, Wakil Rektor III, Ketua Senat Akademik, namun 7 Guru Besar Unhas yang bertanda tangan tetap belum menarik surat pengunduran diri tersebut.
"Dalam hal ini, rektor meminta agar Pihak Dekan FEB dan Tim 7 Guru Besar bersama-sama menahan diri untuk tidak mengeluarkan pernyataan/ statement ke media massa terkait pengunduran diri 7 Guru Besar Manajemen," tambahnya.
Prof idrus menambahkan, permasalahan yang terjadi di FEB Unhas selanjutkan akan dibahas dalam rapat senat FEB, guna meminta pertanggungjawaban Dekan dalam penyelenggaraan kegiatan Tri Dharma Perguruan tinggi.
Baca Juga : Alumni Lintas Generasi Soroti Krisis Kepemimpinan dan Pudarnya Ruh Akademik di Unhas
"Termasuk soal tata kelola organisasi, administratif, akademik, keuangan, kerjasama dan etika akademik," kata Prof Idrus.
"Surat pengunduran diri 7 Guru Besar telah disampaikan kepada Dekan dan ditembuskan kepada Wakil Rektor 1, Ketua Senat Akademik, Ketua Dewan Guru Besar, Ketua Dewan Kehormatan, Ketua Senat Fakultas, Ketua Prodi S3 Manajemen," sambungnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News