0%
Jumat, 11 November 2022 20:37

Puji Buku Aldera, Rektor UIN : Saya Benci karena Tak Menceritakan Kehidupan Asmara Pius

Penulis : wiwi amaluddin
Editor : Rahma
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Hamdan Juhanis(Portal Media/Al Fath)
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Hamdan Juhanis(Portal Media/Al Fath)

Aldera itu berarti perlawanan

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Hamdan Juhanis memberikan pujian untuk Buku Aldera, yang mengulas bagaimana potret gerakan politik kaum muda tahun 1993-1999 dalam acara bedah buku di Mahoni Hall, Hotel Claro, Jum'at (11/11/2022).

Dalam pidatonya, Hamdan Juhanis yang menjadi salah satu narasumber dalam bedah buku ini mengungkapkan kesannya usai membaca Aldera, ia ingin mengatakan bahwa seorang Pius Listrulanang melawan takut dan melakukan perlawanan sebagai orang yang pernah menjadi Sekretaris Jenderal Aldera pada gerakan reformasi.

"Aldera itu berarti perlawanan waspada, dan orang yang berwatak Aldera adalah memiliki kewibawaan kepemimpinan, sesungguhnya Aldera itu Pak Pius," sambung Hamdan.

Baca Juga : Rektor UIN Alauddin Puji Kemajuan Kota Parepare, Berkat Kepemimpinan Taufan Pawe

Ia juga mengatakan bahwa bila terjadi konflik sosial tidak ada jalan posisi netral di dalamnya, melainkan harus pada posisi kaum tertindas, dan itu yang dilakukan Pius.

"Pius sudah mewarnai sejarah posisi Indonesia, karena beliau berhasil diculik, diculik itu berbeda dengan dipenjarakan, apalagi penjara yang menjadi tempat wisata, beruntung sekali Pak Pius kembali," bebernya.

Tambahnya, yang paling dia suka dari Buku Aldera adalah telanjang dan hampir bulat, sedangkan, Hamdan juga berkelakar kalau hal yang paling dia benci dari buku ini adalah, buku tersebut absen menceritakan kehidupan asmara dari Pius." Kurang karena tidak menceritakan kehidupan Asmara Pius, "candanya.

Baca Juga : Ketua MUI Makassar Minta Khutbah Jumat Wajib Memiliki Format

Untuk diketahui, Aldera adalah salah-satu organisasi mahasiswa di masa Orde Baru yang cukup terang-terangan dalam menunjukkan aksinya menurunkan Soeharto. Dimana salah satu tokoh yang paling terkenal di Aldera yaitu Pius Listrulanang yang merupakan Sekjen Aldera, bahkan dirinya pernah diculik karena dianggap terlalu berani mengkritik pemerintah.

Turut hadir, Ketua IKA Unhas Kota Makassar, Rudianto Lallo, Mantan Sekjen Aldera, Pius Listrulanang, Wakil Rektor III Era Reformasi, Amran Razak, Aktivis Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi (AMPD), Akbar Rendra, bahkan hadir pula para aktivis pejuang reformasi dan mahasiswa - mahasiswa di Kota Makassar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar