PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Pengurus Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2022-2027 resmi dilantik Jumat malam (18/11/2022), di Baruga Pattingaloang Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel.
Ketua FSKN Sulsel, Andi Abdullah Bau Massepe mengatakan, pada periode masa jabatannya ia akan melestarikan budaya-budaya lokal khususnya di Sulsel.
"Kita akan melestarikan budaya, di samping itu sesuai dengan organisasi kita forum organisasi keraton Nusantara silaturahmi itu dilandasi sesuai dikatakan tadi oleh ketua umum yaitu sipakatau, sipakalebbi, dan sipakaingat," ungkapnya.
Baca Juga : Momentum Peringatan 356 Sulsel, Andi Sudirman Tampilkan Bukti Nyata Efisiensi Rp1,4 Triliun dan Pemerataan
Menurutnya, di masa sekarang ini pepatah-pepatah Sipakatau, Sipakalebbi dan Sipakaingat itu kurang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sambungnya, Abdullah juga merencanakan rapat kerja (Raker) untuk membahas program-program kerja kedepan dari FSKN Sulsel.
Salah-satunya yaitu dengan melakukan pencatatan budaya-budaya lokal Sulsel agar dapat dibukukan.
Baca Juga : Mendagri Tito Karnavian Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah dan Stabilitas Keamanan di Sulsel
"Karena ini kelemahan kita kurang buku-buku tentang budaya (seperti ) aturan-aturan perkawinan, itu kami rencana akan dibukukan semua, jadi kedepan anak cucu kita bisa tahu," sambungnya.
Disisi lain, Ketua Umum FSKN, Brigjen Pol (P) A.A. Mapparessa Karangeng Turikale VIII juga menuturkan bahwa akan membuka sekolah adat dan budaya, karena pengetahuan lokal seperti aksara lontara sudah jarang digunakan dan diketahui khususnya bagi anak-anak muda sekarang.
"Mungkin anak-anak jarang yang tau cara menuliskannya cara membacanya, kemudian beberapa kesenian tradisional itu kita bangkitkan kembali, dan permainan atau olahraga tradisional itu juga kita lestarikan," bebernya.
Baca Juga : Temui Massa Aksi, Gubernur Andi Sudirman Imbau Masyarakat Menahan Diri dan Jaga Sulsel
Selain itu, rumah-rumah adat juga akan didata ulang dan dilaporkan ke Pemerintah Pusat sehingga bantuan untuk budaya lokal seperti ini dapat dilestarikan dan dijadikan sarana wisata.
"Harapan kita bahwa FSKN di Sulsel menjadi partner strategis pemerintah provinsi kabupaten/kota dan seluruh forkopimda dalam rangka memajukan dan melestarikan serta mewariskan nilai luhur kebudayaan kita," jelasnya.
"Kita tidak mau kebudayaan kita ini tergerus oleh zaman, kita teruskan ke generasi penerus agar mereka tau bahwa di masa lalu mereka punya leluhur yang memelihara adat istiadat dia berbudi luhur," imbuhnya.
Baca Juga : Jelang Muswil VI, PKS Sulsel Silaturahim dengan Gubernur Andi Sudirman
Turut hadir Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman sekaligus Dewan Pembina FSKN Sulsel, juga Forkompinda Sulsel dan sederet pengurus pusat dan daerah FSKN Sulsel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News