PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR - Video aksi perkelahian brutal antara dua pria di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), viral di Media Sosial (Medsos). Mereka terlibat perkelahian hingga saling tikam hanya karena masalah sepele.
Aksi perkelahian itu terjadi di ruas Jalan Veteran Utara, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Rabu (23/11/2022) siang tadi.
Dari video yang dilihat Portalmedia, nampak warga tengah berkerumun berupaya memisahkan kedua pria yang sudah tersulut emosi tersebut.
Baca Juga : Kota Makassar Raih Penghargaan Nasional Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik 2025
Terlihat juga salah satu pria berbadan gempal dengan menggunakan helm yang terlibat perkelahian itu bersimbah darah usai ditusuk benda tajam oleh lawannya yang berbadan kecil.
Tak lama, pria yang telah ditikam itu pergi meninggalkan lokasi dengan kondisi bersimbah darah sambil mengendarai sepeda motor.
Kapolsek Bontoala, Kompol Arifuddin membenarkan perihal kejadian tersebut. Kata dia, dua pria yang terlibat duel tersebut berinisial BY dan RJ.
Baca Juga : Kota Makassar Lolos 4 Besar Seleksi Nasional Jejaring Kota Kreatif UNESCO 2025
"Awalnya bersenggolan di jalan. Hampir tabrakan, sehingga mungkin ada yang merasa tidak nyaman, seperti itu," kata Arifuddin kepada wartawan, Rabu siang.
Arifuddin menjelaskan, berawal dari kedua pria ini berpapasan di bilangan Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, hingga nyaris saling tubruk. Setibanya di Jalan Bawakaraeng, salah satu pria yakni RJ menggebah motornya hingga menyinggung BY.
"Saat di TKP itu. Di situlah terjadi perselisihan. BY ini langsung menendang si RJ. Menendang perutnya. Kemudian dibalas oleh RJ, mengambil batu dan memukul korban si BY, kepalanya. Kemudian, spontanitas si BY mengambil kunci motor yang kebetulan ada gantungan gunting, langsung menusuk perut RJ," jelasnya.
Baca Juga : Bimtek AKIP, Langkah Inspektorat Makassar Tingkatkan Akselerasi Tata Kelola
Arifuddin menuturkan, BY mengalami luka pada kepala nya akibat dihantam batu. Sedangkan, RJ mengalami luka tusukan di perut hingga harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit (RS).
"Sementara kita amankan, si BY. Pelaku penikaman. Tetap kita proses sesuai prosedur," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News