PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Setelah sebelumnya anggota DPRD Kota Makassar mengkritik pedas kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) Kanrerong yang dinilai sejak awal tidak direncanakan dengan baik dan matang, kini anggota dewan juga melayangkan kritik pada Proyek Kontainer Makassar Recover.
Legislator Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso angkat bicara terkait Kontainer Makassar Recover yang dulunya dijadikan spot deteksi dini Covid-19 dan lokasi vaksinasi di setiap kelurahan di Kota Daeng ini.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Tekankan Peran Pemuda Jadi Motor Perubahan Saat Buka LK2 HMI
Ibrahim mengatakan, faktanya, saat ini bahwa lebih banyak petikemas alias Kontainer Makassar Recover yang terbengkalai daripada yang berfungsi.
"Ada kontainer yang tidak ada aktivitas sama sekali di tempat saya, kadang ada pertemuan RT RW di sana, tapi kenyataannya memang lebih banyak yang tidak berkegiatan, daripada yang punya kegiatan," ujarnya kepada Portalmedia.id, belum lama ini.
Apalagi, kata Legislator dari Fraksi PKS tersebut, apabila kontainer terbengkalai akan terlihat kumuh.
Baca Juga : KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih
Ia menekankan kepada Pemkot Makassar agar dapat mengalihfungsikan kontainer-kontainer tersebut menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti posko keamanan atau posko bencana.
Jika Pak Danny Selesai, Kontainer juga Sia-sia
"Inikan masuk siaga bencana lagi ini, kontainer bisa aktif sebagai mungkin posko bencana, jadi itu yang kita harapkan fungsinya, sehingga ini terus berfungsi jangan sampai pak Danny (sapaan Wali Kota Makassar) sudah selesai masa jabatannya, ini (kontainer) juga kosong, inikan jadi hal yang sia-sia," ungkapnya.
Wali Kota Makassar, juga kata Ibrahim, harus memerintahkan kepada pihak kelurahan untuk memaksimalkan keberadaan Kontainer.
Baca Juga : Perkuat Sinergi Aparat dan Warga, Wali Kota Makassar Sambut Program FKPM Ditbinmas Polda Sulsel
"Tentu leading sektornya di sana itu adalah lurah, kelurahan yang melibatkan RT dan RW," sambungnya.
Apalagi kata Ibrahim, kontainer ini sudah terlanjur hadir di kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Makassar, maka dari itu ia menegaskan untuk memaksimalkan fungsinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News