PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR- Pengakuan viral Aipda Aksan yang mengoceh terkait 'Mafia di tubuh Polri' disebut hanya asumsi. Hal tersebut dibuktikan setelah Propam Polda Sulsel dan tim Paminal Mabes Polri melakukan pendalaman terkait ocehan Aipda Aksan.
"Tapi bukti-bukti yang ia (Aipda Aksan) sampaikan, hasil pemeriksaan Propam Polda Sulsel maupun dari Divpropam Mabes Polri juga tidak bisa membuktikan kalau omongannya itu benar. Jadi hasil pemeriksaan itu sudah kita jelaskan kepada media semua, itu hanya asumsi saja," Jelas Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana kepada wartawan saat ditemui di ruangannya belum lama ini.
Komang menyebut, eks Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas menyikapi ocehan Aipda Aksan dengan melaporkannya atas tudingan pencemaran nama baik dan kini tengah bergulir di Ditreskrimsus Polda Sulsel.
Baca Juga : Polda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Kering untuk Korban Bencana di Aceh
"Jadi untuk Laporan dari saudara Alfian, terkait pencemaran nama baiknya, sudah dilaporkan sekarang masih dalam pendalaman oleh rekan kita. Apakah itu akan masuk dalam UU ITE ataupun UU pidana, silahkan saja kita menunggu prosesnya," ungkapnya.
Kata Komang kini Aipda Aksan masih diamankan di Propam Polda Sulsel guna pemeriksaan lebih lanjut. "Sekarang diamankan di Propam, diamankan yah bukan dalam proses ditahan tapi diamankan untuk pemeriksaan," Tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, viralnya pengakuan Aipda Aksan terkait dugaan adanya mafia yang berada di tubuh Polri kini menjadi atensi langsung Markas Besar (Mabes) Polri.
Baca Juga : Polda Sulsel Turunkan Anjing Pelacak K-9 Percepat Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana mengatakan bahwa tim Pengamanan Internal (Paminal) Mabes Polri telah berada di Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Dari Paminal Mabes Polri juga sudah turun untuk memeriksa saksi-saksi yang ada di Polres. Meraka ke Polres Toraja, Luwu, termasuk Palopo," Kata Komang kepada wartawan, Minggu (4/12/2022).
Selain itu kata Komang, Aipda Aksan juga tengah diperiksa di Propam Polda Sulsel terkait 'nyanyian mafia di tubuh Polri' yang disebut Aipda Aksan dalam video viralnya."Tadi sudah diperiksa oleh propam nanti kita lihat pelanggarannya," Beber Komang
Baca Juga : Identifikasi Korban Pesawat ATR 400, Polda Sulsel Siapkan Tim DVI
Untuk diketahui, kasus ini bermula saat beredar video pengakuan seorang personel Satbinmas Polres Tana Toraja, Aipda Aksan yang meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membersihkan mafia-mafia di tubuh Polri. Video berdurasi 2 menit 50 detik itu beredar luas di sejumlah grup Whatsapp.
Aksan menyebut banyak mafia-mafia di tubuh Polri. Seperti masuk Polri harus bayar, mau pindah tugas harus bayar, mau jadi Perwira harus bayar."Memotong uang DIPA, memotong uang BBM dan memotong uang makan," ucap Aipda Aksan.
Aksan mengucapkan hal itu dalam rekaman video yang beredar, dengan mengenakan seragam lengkap dinas Polri.
Baca Juga : Perkuat Sinergi Aparat dan Warga, Wali Kota Makassar Sambut Program FKPM Ditbinmas Polda Sulsel
Tidak berselang lama, muncul lagi video klarifikasi Aipda Aksan yang tidak lagi mengenakan seragam dinas. Dalam rekaman video itu, ia mengenakan kemeja biru muda lengan pendek.
Video itu direkam di duga dalam ruangan Propam karena terdapat latar bertuliskan Sipropam. Dalam rekaman klarifikasinya, Aksan tidak ada niat untuk menyebarkan video sebelumnya. Ia hanya ingin mengirim kepada temannya Aipda AA (anggota Polres Luwu Utara) dan Bripka (anggota Polres Palopo).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News