PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Hidup di desa yang serba terbatas dijalani Hardianto di tahun-tahun pertama pasca memutuskan untuk menikah. Bersama keluarga, Hardianto pemuda desa di Bulukumba itu harus menjalani masa-masa sulit di awal pernikahan.
Bagaimana tidak, lapangan pekerjaan yang minim di tempatnya, di tengah ketiadaan lahan garapan yang bisa dimanfaatkan untuk bertani di desa, menjadi pukulan cambuk baginya untuk bangkit sebagai tulang punggung menghidupi keluarga kecilnya.
Anto sapaan Hardianto adalah pemuda Desa Batang, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ia memang tak memiliki pekerjaan tetap. Guna memenuhi kebutuhan keluarga, Anto selama lima tahun ini hanya mengurus kebun milik mertuanya.
Baca Juga : Antisipasi Penyebaran HIV, Pemda dan KPAK Bulukumba Segera Bertindak
Tak ingin berlama-lama hidup di bawah bayang-bayang orang tua, Anto dengan sumber daya yang serba terbatas itu, berupaya melepaskan keluarganya dari ketergantungan orang tua.
Otak Anto diputarnya, siang malam lelaki itu memikirkan cara agar ia bisa memberi kehidupan yang layak untuk istri tercinta. Hingga kemudian kreativitas itu muncul, dan melahirkan satu ide di kepalanya keluar dari keterpurukan ekonomi.
Adalah menjadi seorang Content Creator melalui aplikasi Youtobe. Awal meniti kreativitasnya, Anto mengaku banyak menemui kendala. Utamanya pada akses dan kecepatan jaringan yang begitu sulit di desa.
Baca Juga : Sebagai Pusat Seni Budaya dan Perkantoran, Gedung Ammatoa Segera Dibangun
Video-videonya selalu gagal uploud karena jaringan yang ngadat. Tetapi setelah Anto menemukan provider yang tepat untuk usahanya itu, kini kerja kerasnya membuahkan hasil.
Anto bisa meraup cuan lebih banyak berkat konten yang dibuatnya, dengan jaringan lancar, stabil dan tidak lemot berkat IM3 Ooredoo sebagai provider agar mendukung kelancaran mengakses youtube serta menggunakan aplikasi berbasis internet lainnya.
Kata Anto, selama 4 tahun menjadi youtuber, ia justru semakin mempercayakan kualitas kontennya dengan jaringan Indosat.
Baca Juga : Andi Utta Pastikan Kembali Gandeng Edy Manaf
"Karena kan kalau di kampung itu, jaringan yang betul - betul stabil hanya Indosat. Makanya saya tidak pernah berpaling. Lancar terus ji sampai sekarang. Bagus juga pelayanannya," ucapnya saat ditemui portalmedia.id, Minggu (18/12).
.jpeg)
Paket Hemat, Ongkos Ngekonten Lebih Irit
Baca Juga : Pesantren Ramadan Momentum Pelajar Melatih Kepekaan Sosial
Kelebihan lainnya lanjut Anto, IM3 Ooredoo lebih irit dibandingkan dengan provider lainnya. Pemakaian data untuk sekali ngekonten jauh lebih hemat, sehingga ongkos produksi satu konten tidak banyak mengeluarkan ongkos.
"Apalagi banyak juga paket - paket yang ditawarkan lewat aplikasi My IM3. Makanya saya lebih bebas memilih paket apa yang saya mau," tambahnya.
Selain itu, Anto bersyukur karena masih bisa memanfaatkan kreatifitasnya dalam membuat konten - konten menarik hingga meraup untung lebih berkat jaringan Indosat yang sudah aktif di pedesaan.
Baca Juga : Dosen STAI Al-Gazali Beri Dua Jempol Kajian Ramadhan Ilmiah Muslimah FMDKI Bulukumba
Sebab, diusianya yang sudah cukup tua, ia merasa sangsi atas pekerjaan yang digeluti sebelumnya. Untuk membiayai kebutuhan keluarga, mengelola hasil kebun tak cukup untuk itu.
Kehadiran Indosat Ooredoo bisa membuat ekonominya lebih longgar memenuhi kebutuhan keluarganya. Saat ini Anto mengaku telah memiliki follower jutaan dari konten yang dibuatnya.
"Semua itu berkat kemudahan yang diberikan oleh Indosat. Selain jaringan yang memadai. Pilihan paketnya juga membuat saya tak khawatir kuota habis karena ada data rollover yang bisa diakumulasi dari paket sebelumnya. Jadi tetap aman dan nyaman digunakan," jelasnya.
Tak hanya itu, imbas banyaknya video yang biasa diupload lewat aplikasi youtube, biasanya akan menyedot kuota, tapi sejak menggunakan Indosat, Anto tak khawatir lagi kuotanya tersedot oleh aplikasi.
Katanya, IM3 Ooredoo punya banyak keunggulan, diantaranya pilihan paket yang hemat dikantong orang yang berstatus menengah ke bawah.
" Apalagi yang kemarin baru saya beli, Paket Freedom Internet. Di paket ini, saya bisa bebas memilih mulai harga berapa yang saya inginkan dan sesuai dengan isi dompet," pungkasnya.
"Karena kan pilihannya mulai dari Rp16.000 sudah bisa dapat kuota utama 2GB. Tapi, biasanya saya pakai yang harga Rp110.000 sudah bisa internet sepuasnya dengan kuota 44GB," tambah Anto.
Soal kualitas jaringan sambungnya, Indosat sudah tak terkalahkan. Sebab, satu - satunya jaringan yang bisa digunakan di kampung halaman Anto hanya Indosat semata. Jadi, ia tak pernah berpaling ke provider lainnya.

Indosat Hadirkan Paket Internet Terbaik
Sementara itu, SVP Head of Region Kalimantan, Sumatra, Maluku dan Papua (Kalisumapa) Prio Sasongko menerangkan, pihaknya senantiasa menghadirkan paket yang dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat.
Apalagi, setelah Indosat Ooredoo merger dengan Tri dan membentuk sebuah perusahaan telekomunikasi terbesar bernama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Pihaknya semakin gencar menghadirkan penawaran paket internet terbaik.
"Kami akan hadir sebagai penyedia produk dan layanan yang paling inovatif sehingga pengguna dapat lebih mudah mengkreasikan layanan yang kami hadirkan," terangnya.
Selain itu, pihaknya juga telah menargetkan capaian tahun 2023 mendatang untuk memaksimalkan perangkat jaringan agar menyentuh seluruh pedesaan yang ada di Sulawesi Selatan.
"Sehingga, anak muda atau pengguna IOH mampu lebih mudah menyelami dunia maya tanpa masalah kuota habis, lemot dan semacamnya," tutup Prio.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News