0%
Kamis, 22 Desember 2022 21:46

Kakek Lansia di Gowa yang Hidup Serumah dengan Kandang Ayam Dapat Bantuan dari Gubernur Sulsel

Penulis : Irham Syahril
Editor : Rasdiyanah
 Perwakilan UPZ Pemprov Sulsel, Andi Aryani serahkan bantuan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman kepada kakek Paeba' Dg Nai berupa uang tunai dan sembako. Foto: ist
Perwakilan UPZ Pemprov Sulsel, Andi Aryani serahkan bantuan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman kepada kakek Paeba' Dg Nai berupa uang tunai dan sembako. Foto: ist

Kakek yang viral di Gowa yang hidup serumah dengan kandang ayam akhirnya tersentuh bantuan Pemprov Sulsel.

PORTALMEDIA.ID, GOWA - Pria Lanjut Usia (Lansia), Paeba Daeng Nai (81) warga Kampung Beru, Dusun Bonto Ramba, Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, yang hidup serumah dengan kandang ayam, mendapat bantuan dari Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman.

Bantuan itu berupa uang tunai dan sembako yang diantarkan lansung oleh Kordinator penyalur pembantu Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemprov Sulsel, Andi Aryani.

"Alhamdulillah, bantuan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman berupa uang tunai dan sembako telah kami serahkan kepada kakek Lansia yang viral hidup serumah dengan kandang ayam," kata Andi Aryani, Kamis (22/12/2022).

Baca Juga : Menghadapi Ramadan, Gubernur Sulsel Keluarkan Imbauan

Seperti diwartakan sebelumnya Paeba Daeng Nai tinggal di rumah berukuran 3 meter persegi bersama dengan kandang ayamnya dan minum dengan air sumur.

"Bayangkan air yang ia minum adalah air sumur. Pas di depan kamarnya kandang ayam, lantai rumahnya tanah, kalau hujan berlumpur," tutur Aryani.

Belum lagi, lanjut dia, kakek lansia 81 tahun yang hidup sebatang kara itu, bekerja sebagai pemulung.

Baca Juga : Rute Mudik Gratis Nataru, Gubernur Sulsel Siapkan 7 Armada Bus Bagi 250 Penumpang

"Uang hasil menjual barang bekas dibelikan beras. Kadang hanya dapat 20 ribu rupiah, uang itu untuk beli beras, kopi dan gula. Kadang saat makan, lauknya hanya garam," ungkapnya.

Kakek Paeba Daeng Nai, kata Aryani juga sempat ditawarkan untuk tinggal di Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Gau Manaji di jalan poros Malino. Namun, Daeng Nai menolak dan lebih memilih menetap di rumahnya sendiri.

"Saya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas sosial Provinsi, untuk memberikan bantuan kepada kakek Nai," sambungnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar