PORTALMEDIA.ID, GOWA - Korban bencana tanah longsor Bontote'ne, Kelurahan Bontolerung, Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa bertambah satu orang. Kini total korban jiwa dalam bencana itu menjadi 4 orang.
Diwartakan sebelumnya, tiga korban longsor sudah berhasil dievakuasi pada Sabtu sore (23/12/2022) lalu, maisng-maisng yakni Muhammad Arsyad, Anwar, dan Hasan.
Ketiga korban tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Satu korban lainnya baru ditemukan pada Minggu (25/12/2022) kemarin.
Baca Juga : Lomba Layangan Semarakkan HUT Ke-80 RI di Kabupaten Gowa
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gowa, Iksan Parawansa mengatakan ada empat orang yang ditemukan, tiga orang merupakan pekerja asal Pangkep dan satu orang yang baru ditemukan adalah petani.
“Iya bertambah, korban atas nama Daeng Sompa, umur 65 tahun, warga Panaikang, Kelurahan Bontolerung,” katanya, Senin (26/12/2022). "Korban ditemukan di persawahan tertimbun longsor, tambahnya.
Diketahui, peristiwa longsor ini terjadi pada Sabtu dini hari akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.
Baca Juga : Kabupaten Gowa Siap Jadi Daerah Penyangga Kegiatan Internasional
Adapun unsur yang terlibat dalam proses evakuasi korban yaitu TRC-PB BPBD Gowa, TNI, Polri, Basarnas, PMI Tinggimoncong, Pemerintah Daerah setempat, Sar Gabungan dan Masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

