PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Seolah memanfaatkan kepanikan warga dalam peristiwa kebakaran di Pasar Sentral Makassar, Selasa (27/12/2022) malam, tiga remaja belasan tahun di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) nekat melakukan aksi pencurian.
Alhasil mereka pun diamankan aparat kepolisian dari Polres Pelabuhan Makassar yang berada di lokasi. Tak hanya itu, pemuda yang masing-masing diketahui berinisial R (16), PP (16), dan RP (18) juga nyaris jadi bulan-bulanan warga dan pemilik kios usai kepergok.
Informasi yang dihimpun, mereka memanfaatkan situasi panik warga dengan mengambil beberapa material tembaga dan barang berharga lainnya dari bekas kios yang terbakar.
Baca Juga : Kebakaran di Makassar Tewaskan Bocah 7 Tahun, 12 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal
"Mereka kedapatan oleh anggota Sabhara yang mengamankan lokasi, langsung dibawa ke Pos Lantas untuk diamankan sementara," Jelas Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Yudhi Friyanto kepada awak media, Selasa (27/12/2022) malam.
Ia menyebutkan, ketika warga mendengar adanya pelaku pencurian yang diamankan, warga pun berdatangan ingin menghakimi pelaku. Untuk mengantisipasi kericuhan polisi pun membawa tiga pemuda itu ke Mapolres Pelabuhan Makassar.
"Warga semakin banyak jadi kita bawa cepat ke Polres untuk diperiksa lebih lanjut," kata Yudhi
Baca Juga : Terjebak di Lantai 2 Rumah, Lansia Tewas Terpanggang
Dari tangan ketiga pemuda ini diamankan sejumlah barang bukti berupa potongan kabel tembaga dan beberapa tas wanita.
Untuk diketahui, kebakaran hebat yang terjadi di Pasar Sentral Makassar, mengakibatkan ratusan kios yang terletak di Blok B ludes dilahap si jago merah di tengah guyuran hujan, sekira pukul 19:00 Wita, pada Selasa (27/12/2022) malam.
Puluhan armada Damkar Makassar dikerahkan guna dapat menjinakkan api. Api melahap habis ratusan kios yang rata-rata merupakan toko penjualan tekstil dan kain.
Baca Juga : Belasan Rumah Hangus Terbakar di Kawasan Padat Penduduk Makassar, Diduga Korsleting Listrik
Dalam peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, belum ditafsirkan berapa kerugian akibat insiden kebakaran hebat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News