PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP Makassar yang berlokasi di Jalan Meranti, adalah kampus yang telah menerapkan konsep Merdeka Belajar sejak 2018 lalu.
Untuk diketahui, program Merdeka Belajar adalah suatu pendekatan yang dilakukan supaya siswa dan mahasiswa dapat memilih pelajaran yang diminati di luar pendidikan sekolah.
Ketua STIE AMKOP Bahtiar Maddatuang menjelaskan, kampusnya bahkan sudah menerapkan konsep Merdeka Belajar tersebut sebelum Nadiem Makarim menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) pada Oktober 2019 lalu.
Baca Juga : Nadiem Tersangka, Hotman: Seperti Lembong, Tak Ada Aliran Uang
"Pak Nadiem ketika jadi menteri baru beliau launching MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka), kami dari 2018 sudah kami lakukan, contohnya kami sudah MoU dengan FACI," ujarnya kepada awak media selepas Diskusi Panel 'Kolaborasi dan Transformasi Digital dalam Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)' di Gedung Pascasarjana STIE AMKOP, Kamis (29/12/2022).
Selain itu, STIE AMKOP juga sudah mengubah kurikulum dengan mewajibkan para mahasiswanya untuk magang di kantor-kantor sebelum turun ke desa-desa untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN).
"Nah yang berikutnya 2016 juga kita berubah kurikulum, mahasiswa jika dulunya harus KKN dan lain sebagainya, tapi di kampus STIE AMKOP kita ubah menjadi kegiatan membangun desa, itu salah-satu variabel dari MBKM, itu yang kami sudah lakukan," sambungnya.
Baca Juga : Mahasiswa KKN STIE AMKOP Seminar Proker di Desa Barugaya
STIE AMKOP juga telah membuat divisi khusus yang berfokus kepada program MBKM ini.
Sejak 2019 kata Bahtiar, STIE AMKOP juga telah mengirimkan mahasiswanya untuk magang di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Pelindo dan Pertamina.
Rangkaian Diskusi Panel
Ada pun dalam rangkaian diskusi panel, STIE AMKOP bersama berbagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) melakukan penandatanganan MoU dengan Perbanas Institute yang merupakan lembaga pendidikan tinggi pertama yang menyelenggarakan pendidikan di bidang keuangan dan perbankan.
Baca Juga : KIP Kuliah Kemendikbudristek Turut Jadi Korban Serangan Siber ke PDN
PTS yang melakukan MoU yaitu Universitas Fajar (Unifa), Universitas Teknologi Akba Makassar (Unitama), Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel, STIE Makassar Maju, Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nobel dan Universitas Megarezky kembali melakukan MoU sebagai dukungan dalam dunia pendidikan.
Menurut Dewan Pembina Yayasan Bata Ilyas, Jamaluddin Bata Ilyas, konsep Kampus Merdeka ini sangat dibutuhkan agar anak-anak muda dapat beradaptasi dengan dunia kerja.
"Sehingga kita berkolaborasi dengan beberapa PTS untuk mendukung percepatan pada itu," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News