PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR-- Kematian mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) jurusan Arsitektur bernama Virendy Marjefy Wehantouw (19) saat mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) 09 masih menyisahkan misteri.
Guna mengungkapkan jelas dibalik misteri kematian mahasiswa kelahiran 4 Maret 2004 itu, pihak keluarga menempuh jalur hukum dengan melaporkan insiden itu di Mapolres Maros.
Hal itu dibuktikan dengan Laporan Polisi (LP) nomor: LP/B/18/1/2023/SPKT/POLRES MAROS/POLDA SULAWESI SELATAN, tanggal 15 Januari 2023. Laporan tersebut terkait dengan dugaan pelanggaran Pasal 359 KUHP tentang Kelalaian yang Menyebabkan Kematian.
Baca Juga : Penataan PKL Berbasis Solusi, Wali Kota Appi Siapkan Relokasi, KUR, hingga Pembinaan UMKM
"Keluarga sore tadi resmi membuat laporan polisi ke Polres Maros," ujar ayah korban, James kepada wartawan saat dikonfirmasi, Minggu (15/1/2023).
Kata James, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tompobulu Maros juga sudah datang ke rumah duka dan langsung meminta keterangan Ketua Umum Mapala 09 Unhas Makassar.
"Kalau Polsek Tompobulu sudah datang semalam, langsung kesini wawancarai Ketua Mapalanya. Ternyata yang datang kesini juga berbeda, yang datang itu ketua Mapalanya, kalau ketua panitianya (pelaksana Diksar) tidak datang," Ucapnya.
Baca Juga : Makassar Jadi Tuan Rumah Simposium Nasional dan Konferensi Internasional IKARGI 2026
Sebelumnya diberitakan, seorang mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dinyatakan meninggal dunia saat mengikuti kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala 09 di kawasan Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Mahasiswa Fakultas Teknik (FT) jurusan Arsitektur Unhas Makassar itu bernama Virendy Marjefy Wehantouw (19), ia meninggal dunia saat melintas jalur Maros-Malino. Mahasiswa nahas itu dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (13/1/2023) malam.
Kabag Humas Unhas Makassar, Supratman S Athana membenarkan perihal kematian mahasiswa saat mengikuti Diksar Mapala 09 tersebut.
Baca Juga : Hadiri Promosi Doktor Yasir Machmud, Aliyah Mustika Ilham Puji Riset Tata Kelola BUMD Sulsel
"Iya betul, meninggal dunia saat mengikuti pendidikan dasar (Diksar) Mapala 09," ucapnya, pada Sabtu (14/1/2023) malam.
Terkaiat insiden ini, Supratman mengatakan seluruh panitia Diksar akan dipanggil oleh Komisi Disiplin (Komdis) Fakultas Teknik Unhas untuk dimintai keterangan terkait kronologi dan penyebab kematian korban.
"Hari Senin, pihak komdis Fakultas Teknik (Unhas) akan melakukan investigasi terkait kejadian tersebut," tuturnya.
Baca Juga : Unhas Rayakan Harkitnas dengan Parade Budaya dan Semangat Kolaborasi Antar Fakultas
Sementara, Ketua Mapala O9 Unhas Ibrahim menuturkan bahwa sebelum dinyatakan meninggal dunia Virendy sempat mengeluhkan tidak enak badan.
"Magrib kemarin, korban tidak enak badan tapi tetap jalan. Sekitar jam 11 malam Ia sudah tidak sadarkan diri," ucapnya.
Namun, saat panitia Diksar mengevakuasi korban untuk turun dari gunung sayangnya nyawa mahasiwa kelahiran 4 Maret 2004 itu tak tertolong, Ia meninggal di perjalanan. Korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Grestelina Makassar.
Baca Juga : 6 Orang Jadi Tersangka Sindikat Kecurangan UTBK Unhas Makassar, Ada Orang Dalam
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
