0%
Rabu, 18 Januari 2023 10:17

Misteri Penyebab Yeti Airlines Jatuh, Pilot Minta Ubah Koordinat Sebelum Mendarat

Editor : Azis Kuba
puing pesawat Yeti Airlines yang jatuh di jurang di Pokhara, Nepal.
puing pesawat Yeti Airlines yang jatuh di jurang di Pokhara, Nepal.

"Cuacanya cerah. Kami mengalokasikan Landasan 30 yang ada di ujung timur. Semuanya baik-baik saja," ujar Joshi.

PORTALMEDIA.ID -- Penyebab jatuhnya pesawat maskapai Yeti Airlines di jurang Pokhara, Nepal, pada Minggu (16/1/2023) masih menjadi misteri. Kekinian, pesawat disebut sempat meminta perubahan koordinat.

Informasi terbaru menyebut pilot pesawat sempat meminta perubahan landasan pacu sebelum melakukan pendaratan. Alasan perubahan landasan pacu itu tidak diketahui secara jelas, namun dikabulkan oleh pihak Air Traffic Control (ATC) setempat.

Dilansir Reuters, Selasa (17/1/2023), pesawat jenis ATR-72 yang mengudara dari Kathmandu itu terjatuh ke sebuah jurang di Pokhara sebelum mendarat di tengah cuaca cerah pada Minggu (15/1).

Baca Juga : DPR Minta Investigasi Menyeluruh Pesawat IAT yang Hilang Kontak di Sulsel

Penyebab jatuhnya pesawat yang membawa 72 orang itu masih dalam penyelidikan otoritas Nepal.

Juru bicara bandara Pokhara, Anup Joshi, mengungkapkan pada Senin (16/1/2023) waktu setempat bahwa beberapa menit sebelum mengambil posisi untuk pendaratan, pilot pesawat meminta perubahan landasan pacu.

"Kami tidak bertanya (kenapa), setiap kali pilot meminta, kami memberikan izin untuk mengubah pendekatan," tuturnya.

Baca Juga : Serpihan Pesawat ATR 42-500 IAT Ditemukan di Pegunungan Bulusaraung, Evakuasi Terkendala Cuaca dan Kabut Tebal

Dikutip The Kathmandu Post dan The Telegraph India, Joshi menjelaskan bahwa pesawat awalnya akan mendarat pada Landasan 30 di bandara Pokhara. Cuaca saat itu juga disebut tengah dalam keadaan cerah.

"Cuacanya cerah. Kami mengalokasikan Landasan 30 yang ada di ujung timur. Semuanya baik-baik saja," ujar Joshi.

Namun kemudian kapten pilot, Kamal KC, yang merupakan instruktur pilot yang memegang komando dalam penerbangan itu meminta izin untuk beralih ke Landasan 12. Landasan ini diketahui berada di ujung barat pada kompleks bandara Pokhara.

Baca Juga : Jet Tempur Siluman Tercanggih AS F-35 Jatuh Meledak di Alaska

"Kami tidak yakin mengapa. Izin diberikan, dan oleh karena itu, pesawat memulai penurunan ketinggian," ungkap Joshi yang juga merupakan operator senior ATC.

Bandara Pokhara yang dibangun dengan dana pinjaman China, diketahui baru diresmikan sekitar dua pekan lalu.

Pemerintah Nepal telah membentuk panel khusus untuk menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat. Tidak hanya itu pemerintah Nepal juga merekomendasikan langkah-langkah agar insiden serupa tidak terulang kembali.

Baca Juga : Pesawat Jeju Air Jatuh, 85 Orang Tewas

Jatuhnya pesawat Yeti Airlines ini tercatat sebagai kecelakaan udara paling buruk dan paling mematikan dalam 30 tahun terakhir di Nepal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer