Pengendali Teknis BPKP Sulsel, Tunggul Simanjuntak mewakili Kepala BPKP Sulsel, menerangkan, mitigasi atau pencegahan risiko pengadaan alokon penting dilakukan untuk mengidentifikasi kendala dan hambatan dalam pelaksanaan pengadaan.
"Mengelola risiko meliputi seluruh tahapan pengadaan baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan dan distribusi serta melakukan monitoring dan evaluasi di lapangan," katanya.
“Dalam proses pengadaan alokon, tim pengadaan harus menyusun spesifikasi teknis dan Harga Perkiraan Sendiri atau HPS oleh PPK dengan mempertimbangkan harga pasar yang ada” sambung Tunggul
Baca Juga : BPKP Harap Prestasi Ketahanan Pangan Sulsel Dipertahankan
Untuk mencegah permasalah terjadi, lanjut Tunggul, perlu meningkatkan peran APIP dalam pengendalian internal dan pengawasan instansi. Selain itu koordinasi dengan pihak BPKP dan Kejaksaan untuk supervise kegiatan.
Selain itu, langkah menggandeng BPKP Sulsel ialah bagian dari komitmen mewujudkan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK) di BKKBN Sulsel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News