0%
Senin, 30 Januari 2023 16:53

Usai Dikukuhkan, PPNI Komitmen Bantu Tangani Masalah Kesehatan di Jeneponto

Penulis : Akbar Razak
Editor : Rahma
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, periode 2022-2025 resmi dikukuhkan. (IST)
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, periode 2022-2025 resmi dikukuhkan. (IST)

Ketua PPNI Jeneponto Rinal mengungkapkan bahwa 10-15 tahun lalu, Butta Turatea ini dirundung masalah kesehatan

PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, periode 2022-2025 resmi dikukuhkan.

Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Ketua DPW PPNI Sulsel, Abdul Rahman di Gedung Sipitangarri, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Minggu (29/1/2023). Bupati Iksan Iskandar turut hadir di acara tersebut.

Ketua DPW PPNI Sulsel, Abdul Rahman menjelaskan bahwa PPNI merupakan mitra kerja pemerintah. Ada banyak kontribusi nyata yang sudah dilalukan PPNI, seperti pada saat Covid-19. Dimana tenaga kesehatan kala itu menjadi tulang punggung penanganan.

Baca Juga : Antisipasi Penyebaran HIV, Pemda dan KPAK Bulukumba Segera Bertindak

"Kehadiran PPNI sebagai mitra pemerintah dalam memberikan solusi, saya kira ini terbukti yah. Selama ini dalam covid-19 kita bekerjasama dengan pemerintah dan seluruh organisasi kesehatan lain untuk menjadi tulang punggung dari penanganan covid-19," kata Abdul Rahman kepada Portalmedia.id.

Abdul Rahman mengatakan, target utama setelah PPNI Jeneponto dikukuhkan adalah menyelesaikan persoalan kebutuhan dasar para perawat.

"Untuk peningkatan SDM sebenarnya rekrutmen kemarin itu juga sudah melihat kompetensi, jadi yang kita rekrut itu memang memiliki kapabilitas," ungkapnya.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Meningkat, Kemenkes Imbau Jemaah Haji Waspada dan Jaga Kesehatan

Ia meminta agar organisasi kesehatan ini dapat diperkuat lagi, supaya persoalan kesehatan bisa teratasi.

"Kami harapkan perkuat lagi kinerja organisasi profesi untuk hadir menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat terkait dengan kesehatan," terangnya.

Sementara itu, Ketua PPNI Jeneponto Rinal mengungkapkan bahwa 10-15 tahun lalu, Butta Turatea ini dirundung masalah kesehatan. Oleh kerena itu, ia mengaku tengah memikirkan untuk bersinergi dengan pemerintah.

Baca Juga : Neymar Positif Covid-19

"Suatu kesempatan yang diberikan, harapan kami adalah bagaimana nanntinya kami bersinergi dengan pemerintah, kita ketahui bersama bahwa 10-15 tahun yang lalu Jeneponto itu bermasalah kesehatan, itulah kami sebagai organisasi besar, anggota kami ada dipelosok dan puskesmas, kami berkontribusi cukup banyak," bebernya.

Ia mengaku bahwa saat ini pihaknya disibukkan dengan masalah kesehatan masyarakat seperti stanting, HIV dan penyakit menular lainnya. Ia tak menampik, pelayanan yang dilakukan oleh perawat terhadap masyarakat belum maksimal.

"Saat ini kita berupaya bagaimana kesehatan masyarakat, kita ketahui bersama seperti Stanting, HIV dan penyakit menular lainnya, bagaimana pelayanan yang belum maksimal ini tanggungjawab kami, untuk meningkatkan sumber daya teman-teman dengan pengetahuan," pungkasnya.

Baca Juga : Kebijakan Restrukturisasi Covid-19 Berakhir, Debitur Bank Mandiri Kembali Normal

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer